Page 268 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2020
P. 268

Title          53.565 TENAGA KERJA KENA IMBAS CORONA, PEMPROV JABAR HARUS PROAKTIF
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      11 April 2020
                              https://news.detik.com/berita-jawa-barat/4973261/53565-tenaga-kerja-ke na-imbas-
               Page/URL
                              corona-pemprov-jabar-harus-proaktif
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Bandung - Pandemi virus Corona membuat dunia industri Jawa Barat kalang kabut.
               Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat mencatat, hingga
               Jumat (10/4), sebanyak 1.479 perusahaan kena imbas Produksi mandek karena
               daya beli konsumen yang menurun di tengah ketidakpastian ekonomi ini. Otomatis,
               tenaga kerja yang berada di dalamnya ikut terdampak.

               Dari catatan Disnakertrans sebanyak 53.465 tenaga kerja yang kena imbas. 26.330
               orang dirumahkan oleh 314 perusahaan. Sementara 7.583 lainnya mengalami nasib
               yang lebih tidak beruntung, mereka kena PHK di 314 perusahaan.

               Pemprov harus proaktif, agar mereka bisa mendaftar dan mendapatkan fasilitas
               untuk masuk program kartu Prakerja.

               Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya Wakil Ketua Komisi V
               DPRD Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya mendorong agar Pemprov Jabar lebih proaktif
               dalam mengadvokasi tenaga kerja di Jabar dengan perusahaannya.

               "Pemprov harus proaktif, agar mereka (tenaga kerja) bisa mendaftar dan bisa
               mendapatkan fasilitas untuk masuk dalam program kartu Prakerja yang digulirkan
               pemerintah, melalui Kemenaker," ujar Abdul Hadi kepada detikcom , Sabtu
               (11/4/2020).

               Ia juga mengimbau agar pimpinan perusahaan juga secara proaktif melakukan
               pendaftaran kolektif bagi karyawannya baik yang kena PHK, dirumahkan maupun
               yang telah habis masa kontraknya.

               "Ini harus dilakukan, agar pembaharuan data dari Disnaker kota-kabupaten dan
               provinsi bisa lebih cepat dan lebih aktual, melalui proses kolektif tersebut," ucapnya.

               Update Global: Kini Jerman dan Prancis Telah Melampaui China: Abdul Hadi
               memprediksi angka tenaga kerja yang terdampak tersebut akan terus bertambah,
               seiring dengan masa tanggap darurat COVID-19 . Sehingga dua langkah tersebut
               mendesak untuk segera dilaksanakan.

               "Semoga ini bisa menjadi solusi bagi warga Jabar yang sebagian besar merasakan
               imbas ekonomi dari wabah COVID-19 ini," kata Abdul Hadi.




                                                      Page 267 of 394.
   263   264   265   266   267   268   269   270   271   272   273