Page 284 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2020
P. 284
Title IMBAS CORONA, 3.315 PEKERJA DI JATIM KENA PHK
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 10 April 2020
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200410073350-92-492305/imbas-co rona-
Page/URL
3315-pekerja-di-jatim-kena-phk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Surabaya - Wakil Gubernur Jawa Timur , Emil Dardak, mengatakan saat ini
setidaknya ada 3.315 pekerja di daerahnya yang mengalami pemutusan hubungan
kerja ( PHK ) akibat pandemi virus corona (Covid-19).
Selain itu, Emil mengatakan ada sekitar 20 ribu pekerja di Jatim yang dirumahkan.
"Sampai hari ini ada 20 ribu tenaga kerja yang dirumahkan. Sedangkan yang di PHK
ada 3.315 orang," kata Emil, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (9/4)
malam.
Dari jumlah tenaga kerja yang dirumahkan tersebut, 1.633 di antaranya adalah
Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang telah
kembali ke Indonesia.
"PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang kembali ke Indonesia dan berniat tidak
kembali lagi atau belum ada kepastian yang masuk dalam pendataan kami ada
1.633 orang," ujarnya.
Para pekerja yang terdampak itulah, yang kata Emil akan diprioritaskan untuk
dimasukkan ke dalam program pra kerja. Pihaknya pun telah mengusulkan angka
tersebut ke Kementerian Ketenagakerjaaan.
"Angka ini sangat dinamis dan terus disampaikan langsung real time ke Kemenaker,
Disnaker melakukan pendataan dan semuanya kita usulkan ke Kemenaker agar bisa
menjadi bagian dari program pra kerja," kata Emil.
Meski demikian, Mantan Bupati Trenggalek tersebut mengatakan belum mengetahui
jumlah kuota pra kerja.
"Untuk kuota pra kerja sendiri memang belum ada alokasi yang spesifik namun ini
terus didata oleh Kemenaker," lanjutnya.
Selain program pra kerja, Pemprov Jatim juga menyiapkan stimulus ekonomi yang
lain berupa cash for work (padat karya tunai) dan social safety net (jaring
pengaman sosial) bagi masyarakat terdampak.
Page 283 of 394.

