Page 346 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2020
P. 346
Title KARTU PRA KERJA BAKAL 'DITAMBAH' 400 RIBU LAGI
Media Name detik.com
Pub. Date 09 April 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4970800/kartu-pra-kerj a-bakal-
Page/URL
ditambah-400-ribu-lagi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pemerintah menyiapkan program tambahan untuk melengkapi program kartu Pra
Kerja. Melalui skema kerja sama pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan, program
yang disiapkan mencakup 400.000 pekerja. Direktur Jenderal Anggaran Kementerian
Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengatakan, program tersebut tak jauh beda
dengan kartu Pra Kerja. Dengan program ini, maka ada 6 juta pekerja yang
dilindungi, di mana pemerintah sendiri telah menyiapkan kartu Pra Kerja untuk 5,6
juta pekerja.
"Paling tidak di tahun ini sekitar 400 ribu pekerja bila mengalami PHK maka mereka
akan dibantu dengan skema yang tidak jauh beda dengan yang ada di kartu Pra
Kerja. Jadi, kami menambahkan dengan sekarang dengan Pra kerja 5,6 juta
(penerima) dan kemudian ada skema lainnya yang dilakukan oleh BPJS-TK sekitar
400.000 pekerja," katanya mengutip laman Setkab, Kamis (9/4/2020).
Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan program kartu Pra Kerja
dengan anggaran yang tadinya Rp 10 triliun dinaikkan menjadi Rp 20 triliun.
Program ini akan dijalankan (lead) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
dengan manajemen pelaksana atau Project Management Office (PMO). Melalui
program ini, para pekerja akan mendapatkan biaya pelatihan Rp1 juta untuk
pelatihan online. Kemudian, sambil mereka melakukan pelatihan untuk menaikkan
skilling dan re -skilling -nya mereka akan mendapatkan manfaat juga dalam
bentuk insentif bantuan dana Rp 600.000 per bulan untuk 4 bulan dan survei Rp
50.000 untuk 3 kali survei.
"Insentif dan survei akan diberikan setelah program berakhir. Survei dilakukan untuk
mengevaluasi efektivitas pelatihan," tambah Askolani.
Penerima manfaat dari kartu Pra Kerja ditujukan untuk pencari kerja yaitu pekerja
informal dan formal, pelaku usaha yang terdampak dari pada COVID-19 dengan
minimal usianya 18 tahun. Untuk mendapatkan kartu Pra Kerja, peserta diminta
untuk menyampaikan data secara online yang sudah disiapkan oleh PMO. Setelah
itu, data akan diverifikasi oleh PMO. Kemudian insentif akan di-launching dan
dilakukan oleh PMO. Selain itu pekerja yang sudah ikut dalam program Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) yang terkena PHK juga
akan dibantu oleh BPJS-TK. Ia menambahkan, bantuan Pra Kerja ini merupakan
bentuk bansos lainnya untuk meningkatkan dan menahan daya beli mereka untuk
memenuhi kebutuhan pokoknya. (acd/eds)
Page 345 of 394.

