Page 81 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 NOVEMBER 2019
P. 81
"Angka penangguran di Kulon Progo tidak selalu turun, karena setiap tahun ada
lulusan SMA/SMK yang mencapai 6.000 jiwa," kata Eko.
Ia mengatakan setiap Januari, disnakertrans akan melakukan pendataan atas 6.000
jiwa yang lulus SMK/SMA. Pendataan mulai dari lulusan yang melanjutkan kuliah,
dan kerja. Ia mencontohkan bila dari angka kelulusan 6.000 jiwa pertahun, tapi
yang melanjutkan kuliah hanya 1.000 jiwa, artinya 5.000 jiwa ini diupayakan
bekerja.
"Kami Januari nanti, akan melakukan pendataan minat calon siswa. Nanti baru
diketahui jumlah angka pengangguran di Kulon Progo," katanya.
Eko Wisnu mengatakan setelah mendapat data pasti jumlah pengangguran yang
setiap tahun bertambah, disnakertrans akan meningkatkan kompetensi dan daya
saing. Harapanya, yang bersangkutan memiliki kompetensi dan daya saing di atas
calon tenaga kerja dari lain daerah.
"Kami juga mengajak mereka berwirausaha. Sehingga, angka pengangguran dapat
ditekan seminimal mungkin," katanya.
Untuk mengukur keberhasilan pengurangan angka pengangguran, disnakertrans
akan membuat album keberhasilan. Alumni-alumni akan didata dan dibuatkan
album.
"Tujuan pembuatan album ini untuk mengetahui yang belum bekerja menjadi
pekerja, yang belum menghasilkan pendapatan menjadi yang berpenghasilan. Dari
album itu akan menjadi catatan atau cerita untuk mendorong pengangguran
berprestasi," katanya.
Ketua FPKB DPRD Kulon Progo Suharto mendorong Pemkab Kulon Progo
menyiapkan calon tenaga kerja yang andal dengan adanya proyek Bandara
Page 80 of 193.

