Page 99 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 MEI 2020
P. 99
Title 1.250 PEKERJA DI SULBAR DIRUMAHKAN SELAMA PANDEMI CORONA
Media Name kumparan.com
Pub. Date 05 Mei 2020
https://kumparan.com/sulbarkini/1-250-pekerja-di-sulbar-dirumahkan-sel ama-pandemi-
Page/URL
corona-1tM1hE7KCue
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Sebanyak 1.250 pekerja di Sulawesi Barat dirumahkan imbas pandemi virus corona
atau COVID-19 yang turut 'menginfeksi' sektor perekonomian. Mereka tersebar di
sejumlah perusahaan swasta di enam kabupaten yang ada di Sulbar.
"Ter-update minggu lalu sekitar 1.250 orang. Kalau pun ada penambahan, mungkin
sekarang sudah mencapai 1.500 yang terdampak," ungkap Kepala Dinas Tenaga
Kerja (Disnaker) Sulbar, Maddareski Salatin, di sela-sela bakti sosial dalam rangka
peringatan Hari Buruh Internasional, Senin (4/5).
Menurutnya, Disnaker Sulbar masih menunggu dan mengumpulkan informasi dari
para pekerja yang dirumahkan tersebut, khususnya bagi pekerja informal.
"Saya update-nya per minggu, jadi mudah-mudahan minggu depan ada lagi
informasi terkait jumlah karyawan yang dirumahkan," ujarnya.
Maddareski menambahkan, saat ini sebanyak 500 karyawan yang dirumahkan akibat
pandemi virus Corona tersebut telah mendapatkan bantuan paket sembako.
"Sebanyak 500 pekerja yang telah mendapatkan bantuan," ucapnya.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sulbar, Imam M. Amin, menambahkan
pihaknya akan bekerja sama dengan anggota DPR RI asal Sulbar, Andi Ruskati Ali
Baal, untuk menyalurkan sebanyak 3.500 paket sembako bagi karyawan dan pekerja
yang dirumahkan tersebut.
"Penyalurannya pada 11 Mei hingga pertengahan Juni mendatang dan bersinergi
dengan anggota Komisi IX DPR RI, Andi Ruskati Ali Baal," tuturnya.
Pada peringatan May Day tersebut, BPJS Ketenakerjaan Sulawesi Barat
menyerahkan secara simbolis 170 paket sembako, yakni sebanyak 120 paket untuk
para pekerja yang di-PHK dan 50 paket sembako bagi tenaga medis yang bekerja di
RSUD Sulbar.
Page 98 of 184.

