Page 130 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 08 NOVEMBER 2019
P. 130

karenanya masyarakat harus bisa mempersiapkan diri untuk bersaing bukan hanya di

               tingkat nasional saja.



               "MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) juga harus diwaspadai, maka dari itu Disnaker

               selain memberikan pelatihan berbasis kompetensi, juga memberikan berbasis

               kemasyarakatan, untuk mempersiapkan dirj ke enterpreneur atau wirausaha baru,"

               katanya.



               Selain MEA, Arief menuturkan, Kota Bandung juga harus bersiap pada tahun depan

               dengan AFTA (Asian Free Trade Area), CAFTA (China-ASEAN Free Trade Area) dan

               APEC (Asia- Pacific Economic Cooperation) agar tidak menjadi penonton saja.



               "Mudah-mudahan dengan berbagai pelatihan, kami akan coba sesuai dengan

               pangsa pasar yang ada, akan dipilah mana yang berbasis masyarakat, lokal, dan

               kompetensi untuk internasional. Karena Disnaker harus menyalurkan tenaga kerja

               yang ada di lokal, regional, nasional, dan internasional," pintanya.



               Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja

               Disnaker Kota Bandung, Marsana mengatakan, saat ini pengangguran di Kota

               Bandung didominasi oleh lulusan SMK dan Perguruan Tinggi.



               "Di Perguruan Tinggi ada 24.330 orang, SMK 24.220 orang. Itu menunjukkan bahwa

               walaupun kejuruan belum siap terjun langsung ke dunia usaha atau lapangan kerja,"

               tambahnya.



               Marsana mengimbau, lembaga pendidikan membentuk bursa kerja khusus agar bisa
               kerja sama dengan perusahaan penerima tenaga kerja.








                                                      Page 129 of 135.
   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135