Page 14 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 DESEMBER 2019
P. 14
Title INI ALASAN TKI YULI RISWATI DIDEPORTASI DARI HONG KONG
Media Name tempo.co
Pub. Date 08 Desember 2019
https://dunia.tempo.co/read/1281297/ini-alasan-tki-yuli-riswati-didepo rtasi-dari-hong-
Page/URL
kong
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Yuli Riswati, 39 tahun, TKI di Hong Kong, yang meliput unjuk rasa sebagai citizen journalist
atau jurnalisme warga, dideportasi ke Indonesia. Yuli dipulangkan persisnya pada Senin, 2
Desember 2019 dengan alasan masa berlaku visanya sudah habis.
Para pendukung Yuli menduga dia dipulangkan ke Indonesia karena melaporkan kerusuhan
di Hong Kong demi keuntungan media nirlaba dari Indonsia bernama Migran Pos. Media
online ini dibuat sendiri oleh Yuli pada Maret 2019.
Dikutip dari scmp.com, Sabtu, 7 Desember 2019, imigrasi Hong Kong tidak mau
memberikan komentar terkait kasus individu. Imigrasi menekankan undang-undang Hong
Kong memberikan izin pada imigrasi untuk menangkap, menahan, memproses hukum dan
siapa pun yang melanggar izin tinggal mereka.
Ip Pui-yu, koordinator Federasi Pekerja Migran, mengatakan Yuli lupa tidak memperbaharui
visa izin kerjanya yang sudah habis sejak Juli 2019. Petugas imigrasi mendatangi rumah
susun tempatnya tinggal pada September 2019 dan segera menahannya.
"Selama 20 tahun menjadi aktivis, saya tidak pernah mendengar petugas imigrasi menahan
TKI di rumah majikannya karena visanya sudah kadarluarsa," kata Ip.
Aktivis lainnya menjelaskan petugas imigrasi biasanya mengizinkan pekerja migran untuk
untuk memperbaharui izin tinggal mereka jika majikan menulis surat permohonan agar
imigrasi memberi bantuan untuk tindakan itu. majikan Yuli diketahui sudah melakukan
prosedur ini.
Pengacara Yuli, Chau Hang-tung mengatakan pihaknya sudah mendengar kliennya di tahan.
Namun tak bisa berbuat banyak karena penahanan itu diperbolehkan secara hukum.
Dalam persidangan November 2019, jaksa penuntut tidak mampu memberikan bukti atau
menarik tuntutan melanggar batas visa izin tinggal terhadap Yuli. Pengacara Yuli
menjelaskan, ketika kliennya berkunjung ke kantor imigrasi di Kowloon Bay sehari setelah
majikannya menulis permohonan bantuan ke imigrasi Hong Kong, Yuli malah langsung
diarahkan untuk ke Pusat Imigrasi di Castle Peak Bay. Yuli sudah 10 tahun bekerja sebagai
TKI di Hong Kong
Dalam sidang yang dijalani Yuli, WNI asal Jawa Timur itu divonis bersalah dan dijatuhi
hukuman satu tahun penjara. Otoritas Imigrasi Hong Kong dapat memilih melakukan
eksekusi hukuman penjara atau deportasi.
Page 13 of 150.

