Page 31 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 AGUSTUS 2019
P. 31
Title BPJSTK TAK BOLEH BANTU DEFISIT BPJS KESEHATAN
Media Name koran-jakarta.com
Pub. Date 05 Agustus 2019
Page/URL http://www.koran-jakarta.com/bpjstk-tak-boleh-bantu-defisit-bpjs-keseh atan/
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK),
Agus Susanto, menegaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya tidak mungkin
membantu dari segi pembiayaan maupun menutup defisit yang dialami BPJS
Kesehatan karena bertentangan dengan peraturan perundangan.
Ia mengatakan subsidi pembiayaan antarprogram saja tidak memungkinkan, apalagi
antarbadan BPJS. "Antarprogram saja, di mana sesama badan, tidak dimungkinkan,"
tegas Agus dalam keterangan tertulisnya usai acara penutupan.
BPJS Ketenagakerjaan Belitung Geopark International Stand Up Paddle dan Kayak
Marathon 2019, di Belitung, akhir pekan lalu.
Ia mencontohkan dana program Jaminan Kematian (JKm) di BPJSTK sendiri tidak
mungkin digunakan untuk pembiayaan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) maupun
Jaminan Hari Tua (JHT) yang sama-sama dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Apalagi, lanjutnya, untuk program jaminan kesehatan yang dikelola oleh badan yang
berbeda, seperti BPJS Kesehatan yang mengalami defisit hampir 28 triliun rupiah.
Di luar negeri pun, lanjut Agus, masing-masing program dikelola oleh sebuah
lembaga, badan atau perusahaan yang berbeda. Misalnya, Badan Jaminan Pensiun
mengelola program Jaminan Pensiun atau Badan Jaminan Kematian hanya
mengelola Jaminan Kematian.
Kendati demikian, Agus menyatakan bahwa terbuka kerja sama antara BPJS
Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Kerja sama itu, misalnya pemasaran
bersama, penggunaan kantor bersama, atau kampanye pentingnya jaminan sosial
bagi masyarakat umum dan pekerja.
Saat ini, lanjut dia, kedua lembaga ini (BPJSTK dan BPJS Kesehatan) telah menjalin
kerja sama melalui nota kesepahaman, tetapi bukan dalam hal pembiayaan atau
bantuan dana.
Page 30 of 78.

