Page 78 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 NOVEMBER 2021
P. 78
PENGUSAHA: UPAH MINIMUM NAIK, PENYERAPAN TENAGA KERJA MENYUSUT
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo, Hariyadi Sukamdani, menyebut
kenaikan upah minimum setiap tahunnya bisa berdampak ke investasi dan penciptaan lapangan
kerja.
Menurut dia, investasi padat karya di Indonesia mulai berkurang imbas kenaikan upah. Padahal,
kata Hariyadi, sektor tersebut lebih banyak menciptakan tenaga kerja dibanding investasi yang
sifatnya padat modal.
"Kalau kita melihat tahun-tahun sebelumnya di 2010 pada saat investasi PMA dan PMDN itu kira-
kira Rp 203 sampai 204 triliun. Rasio per Rp 1 triliun bisa menyerap 5.014 tenaga kerja," kata
Hariyadi saat konferensi pers secara virtual, Selasa (2/11).
"Di 2019 saat kita sudah mencapai sekitar Rp 806 triliun penyerapannya tinggal 1.220 kurang
lebih," tambahnya.
Hariyadi memastikan data tersebut tidak asal-asalan. Ia menegaskan naiknya upah minimum
juga berimbas ke berkurangnya peluang penyerapan tenaga kerja di Indonesia.
"Jadi memang ada korelasi bahwa UMP nya naik maka padat karya yang harusnya menjadi
bantalan penyerapan tenaga kerja malah menyusut. Yang masih bertahan adalah yang padat
modal," ungkap Hariyadi.
Hariyadi mengakui polemik kenaikan upah minimum masih tetap saja terjadi setiap tahunnya. Ia
mengharapkan di tahun ini semua pihak mengacu pada UU Cipta Kerja dan turunannya yaitu PP
Nomor 36 Tahun 2021.
“Harapan kami hal ini akan membawa keteduhan bagi kita semua bahwa masalah pengupahan
ini sebetulnya tidak pas kalau setiap tahun selalu dipermasalahkan, di mana sebagaimana kita
ketahui pada kenyataannya masyarakat yang membutuhkan pekerjaan itu juga pada
kenyataannya masih sangat besar,” tutur Hariyadi.
77

