Page 104 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 104

Title          53.465 PEKERJA FORMAL DI JAWA BARAT TERDAMPAK PANDEMI COVID-19
               Media Name     pikiran-rakyat.com
               Pub. Date      08 April 2020
                              https://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/pr-01362516/53465-pekerja- formal-di-
               Page/URL
                              jawa-barat-terdampak-pandemi-covid-19
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat mencatat sebanyak
               53.465 pekerja formal di Jabar terdampak Covid-19. Mereka terdiri dari
               pekerja/buruh yang diliburkan sebanyak 34.365 orang,  pekerja/buruh yang
               dirumahkan sebanyak 14.053 orang, dan pekerja/buruh yang terkena PHK sebanyak
               5.047 orang, dari 1.476 perusahaan atau industri hingga 5 April 2020 kemarin.

               "Kita melakukan pemantauan dari Januari ke Februari, kemudian instruksi gubernur
               melakukan pemantauan, yang kedua dari 17 Maret sampai 27 Maret kita lihat bukan
               hanya pekerja atau buruhnya atau pekerja migran atau TKA, ternyata perusahaan-
               perusahaan atau industri di Jabar merasakan dampaknya," kata dia ketika dihubungi
               Pikiran-Rakyat.com Selasa, 7 April 2020.

               Menurut dia, dampak tersebut karena terjadi penurunan produktifitas. Hal itu
               disebabkan bahan baku impor tidak masuk anggaran mereka, order pun tidak ada
               dan sebagainya. Ujung-ujungnya PHK. Artinya angka pengangguran Jabar akan naik
               setelah Covid-19.

               Kemudian dari data tersebut, lanjut Ade, kebetulan pemerintah pusat memiliki
               program Kartu Pra Kerja yang tadinya kartu pra kerja ini diperuntukkan bagi setiap
               pengangguran, pencari kerja untuk dapat pelatihan di BLK atau di LPK dibiayai
               pemerintah.

               "Karena ada  dampak Covid-19, kemudian para kadis juga, termasuk saya waktu itu
               menyampaikan oleh staf khusus menteri, bagaimana kalau kartu pra kerja ini
               menjadi salah satu upaya pemerintah pusat untuk memberi insentif kepada mereka
               yang terdampak Covid-19.  Pekerja atau buruh yang terdampak covid
               perusahaannya," kata dia.

               Akhirnya setiap provinsi menyiapkan data, perusahaan dan pekerjanya, baik yang
               dirumahkan maupun yang di PHK. Dari data tersebut sudah dikirim ke Jakarta sesuai
               surat itu untuk menjadi bahan kebijakan kemenko perekonomian dan kemenaker
               untuk program kartu pra kerja di Jawa Barat.

               "Kartu prakerja nya ada penyesuaian dengan Covid-19, jadi nanti pelatihannya
               online, biaya pelatihan online dibayar oleh negara senilai Rp 1 juta," ujar dia.





                                                      Page 103 of 234.
   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109