Page 40 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 APRIL 2020
P. 40

Title          530 DARI 26.527 PERUSAHAAN DI JAKSEL TERAPKAN SISTEM BEKERJA DARI RUMAH
               Media Name     merdeka.com
               Pub. Date      08 April 2020
                              https://www.merdeka.com/jakarta/530-dari-26527-perusahaan-di-jaksel-te rapkan-
               Page/URL
                              sistem-bekerja-dari-rumah.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Merdeka.com -  Suku Dinas Tenaga Kerja Kota Administrasi  Jakarta  Selatan
               mencatat sebanyak 530 perusahaan menerapkan sistem bekerja dari rumah.
               Sementara ada 26.527 perusahaan di wilayah Jakarta Selatan yang tercatat
               berdasarkan data Wajib Lapor atau Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1981 tentang
               Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan.

               "Berdasarkan laporan dan hasil monitoring, perusahaan yang menerapkan WFH
               sampai dengan sore ini ada 530 perusahaan dengan pekerja 174.638 orang," kata
               Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja Kota Jakarta Selatan, Sudrajat di Jakarta, Selasa
               (7/4).

               Dari jumlah tersebut tercatat jumlah pekerja sebanyak 783.314 orang. Mayoritas
               perusahaan tersebut bergerak di sektor jasa dan yang paling dominan jasa
               keuangan serta retail.


               Dia mengakui, belum semua perusahaan menerapkan bekerja dari rumah. Tapi
               pihaknya melakukan pengawasan dan monitoring, beberapa perusahaan yang tetap
               bekerja menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19
               selama masa tanggap darurat.

               "Perusahaan yang menerapkan protokol kesehatan ada 48 dengan pekerja 7.970
               orang," jelasnya seperti dilansir dari Antara.


               Sudrajat mengatakan, pihaknya tidak dapat memberikan sanksi kepada perusahaan
               yang tidak menerapkan kebijakan bekerja di rumah. Alasannya karena seruan
               tersebut mengandalkan kesadaran masing-masing.


               Namun, pihaknya melakukan monitoring kepada perusahaan yang tidak menerapkan
               bekerja dari rumah sembari terus mengimbau perusahaan untuk menjalankan
               seruan Gubernur DKI Jakarta yang telah dituangkan dalam Surat Edaran
               Disnakertrans Nomor 20/SE/2020 tentang Perpanjangan Imbauan Bekerja dari
               Rumah sampai dengan tanggal 19 April 2020.

               "Tidak semua perusahaan bisa kita monitor, yang melapor saja yang kita monitor.
               Perusahaan yang tidak melakukan WFH harus melakukan protokol kesehatan," tutup
               Sudrajat. [fik].




                                                       Page 39 of 234.
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45