Page 73 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 73

kepada detikcom, Selasa (28/4/2020).

               "Komitmen kami membayar tetap jalan," tegasnya.

               Sarman menegaskan THR akan dibayarkan, namun mungkin tidak pada saat
               Lebaran. Dia mengatakan para pengusaha berkomitmen membayar THR apabila
               kondisi sudah membaik.

               "Tanggung jawab kita masih akan kami jalankan tapi mungkin belum saat ini, hanya
               timing waktu saja. Mungkin setelah keuangan perusahaan memungkinkan baru kami
               bisa," jelas Sarman.

               "Toh situasi begini kan baru tahun ini kami lakukan kok THR tiap tahun," lanjutnya.

               Sarman mengatakan selama virus Corona masih mewabah, dunia usaha akan
               kesulitan. Dia bercerita banyak perusahaan yang keuangannya kacau karena omzet
               yang makin tipis. Maka itu kebanyakan perusahaan tidak mampu membayar THR.

               "Selama COVID masih ada kami jelas kesulitan. Kan memang banyak yang sama
               sekali berhenti omzet turun lebih 80% cashflow jadi kacau, sejauh ini kebanyakan
               kami nggak bisa bayar THR Lebaran ini, sedikit yang bisa bayarkan itu juga 50%
               saja," kata Sarman.

               Sementara itu para buruh menolak apabila THR dibayarkan secara dicicil apalagi
               ditunda. Apa alasannya?

               Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
               (KSPI) Kahar S. Cahyono menyatakan bahwa buruh tetap ingin THR dibayarkan
               penuh paling lambat H-7 Lebaran.

               Kahar mengatakan THR tidak bisa dicicil apalagi ditunda, pasalnya tunjangan yang
               diberikan akan digunakan untuk merayakan Lebaran.

               "Bagi KSPI, THR ini harus dibayar penuh dan paling lambat H-7 Lebaran, hari raya.
               Aturannya seperti itu. Prinsipnya tak bisa dicicil atau ditunda, karena THR beda
               dengan upah. Ini kan sudah ditentukan waktunya diperuntukkan untuk merayakan
               hari raya," kata Kahar kepada detikcom.

               "Kita butuh ini untuk merayakan Lebaran, apalagi juga di situasi serba sulit seperti
               ini," lanjutnya.

               Kahar juga mengatakan THR adalah kewajiban rutin tahunan tiap perusahaan. Oleh
               karena itu harusnya dana THR sudah disiapkan jauh-jauh hari, tanpa harus
               mempertimbangkan ada virus Corona atau tidak.

               "THR ini kan salah satu hak pekerja dan ini rutin tahunan, seyogyanya ini juga
               sudah dianggarkan oleh perusahaan dari jauh-jauh hari. THR-nya kan bukan suatu



                                                       Page 72 of 261.
   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78