Page 6 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 SEPTEMBER 2019
P. 6
"Ini bentuk awal perekrutan pekerja migran yang benar. Dari sisi pembiayaan
sekarang bisa transaksi non tunai. Migran juara harus jadi core bisnis kami,"
katanya.
Di tempat yang sama, Staf Ahli Provinsi Jabar, Ahmad Hadadi mengatakan, calon
pekerja migran angkatan ke IV yang telah mengikuti pelatihan ada 20 peserta yakni
berasal dari Cianjur, Cirebon, Indramayu, Garut, Subang dan Sumedang.
"Pelatihan 21 hari. Mereka nantinya akan mendapatkan penghasilan sekitar Rp19
juta," katanya.
Hadadi mengatakan, pekerjaan yang akan dijalani oleh para pekerja migran
merupakan bagian dari ibadah untuk membantu orang lain terutama orang tua di
negara Jepang.
"Kalian membawa nama Jabar. Nama baik harus dijalankan, agar orang Jepang tau
orang jabar ramah, peduli dan santun. Disana budayanya tinggi jadi semua harus
tertib, displin antri dan hidup sehat," kata Hadadi berpesan pada semua peserta
pelatihan.
Page 5 of 49.

