Page 149 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MEI 2019
P. 149

Yuli mengungkapkan mayoritas peserta program ini adalah pekerja migran
               bermasalah yang berstatus ilegal (tidak berdokumen), tentunya yang telah
               berdomisili di Yordania lebih dari delapan tahun.

               "Pada pemulangan ini kami sampaikan bahwa tiga orang PMI yang dipulang kan
               daru rumah tahanan detensi An-Nadara , kasusnya telah diputuskan pemerintah

               untuk di deportasi dan satu orang anak dari Murni BT Nuryah Pumok dipulangkan
               melalui program amnesti. Pemerintah melakukan berbagai upaya agar proses
               repatriasi berjalan lancar. Ini bentuk perlindungan bagi pekerja migran," katanya.

               Bentuk perlindungan negara terhadap Pekerja Migran Indonesia salah satu program
               nya Desa Migran Produktif (Desmigratif), program Desmigratif bertujuan untuk
               meningkatkan perlindungan bagi pekerja migran sejak dari desa, pentingnya
               peranan petugas migran dan keluarganya dari proses migrasi yang unprosedual,
               beresiko tinggi dan perdagangan orang (human Trafficking) papar yuli

               Dari 50 PMI-B, 23 pekerja berasal dari Provinsi Jawa Barat. Mereka berasal dari
               Indramayu (7) dan Kerawang (6), Cirebon dan Sukabumi (3), Cianjur dan subang
               (2) Bandung, Kuningan dan Purwakarta (1), sedangkan yang berasal Jawa Tengah
               Brebes (3), Kendal dan Payung tengah (1) Purwodadi (1), banten (6) , NTB (4),

               Lombok timur (1) lampung timur (1) , yang berasal dari situbondo Jawa Timur (1)

               Dubes KBRI Amman, Andy Rachmianto, mengatakan program amnesti pemerintah
               Yordania ini harus dimanfaatkan sebenar-benarnya karena program ini tidak selalu
               ada setiap tahunnya.

               "Kami menargetkan setidaknya 50 persen dari WNI yang berstatus ilegal dapat
               dibantu kepulangannya," ucapnya.

               Kebijakan Amnesti ini diberlakukan selama 6 (enam) bulan, terhitung sejak tanggal

               12 Desember 2018 dan akan berakhir tanggal 12 Juni 2019.

               KBRI Amman telah melakukan berbagai sosialisasi baik dengan pertemuan
               langsung, melalui telepon, maupun lewat media sosial.

               Atase Ketenagakerjaan KBRI Amman, Suseno Hadi, mengatakan hampir seluruh
               WNI yang memanfaatkan program amnesti ini merupakan para pahlawan
               penyumbang devisa, yang seluruhnya perempuan dan telah menetap di Yordania
               selama belasan tahun.





                                                      Page 148 of 150.
   144   145   146   147   148   149   150   151