Page 252 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 ApRIL 2019
P. 252
Title KPBI: ANGKA KECELAKAAN KERJA MENINGKAT 40%, PEMERINTAH BELUM TEGAS
Media Name rmoljabar.com
Pub. Date 26 April 2019
http://www.rmoljabar.com/read/2019/04/26/98611/KPBI:-Angka-Kecelakaan- Kerja-
Page/URL
Meningkat-40,-Pemerintah-Belum-Tegas-
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
KPBI: ANGKA KECELAKAAN KERJA MENINGKAT 40%, PEMERINTAH
BELUM TEGAS
Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) berjanji akan berjuang lebih keras untuk
menuntut keadilan dan hak-hak jaminan kemanusiaan bagi buruh.
Demikian dikatakan Subono dalam aksi peringatan IWMD (International Workers Memorial
Day), di depan Gedung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Jumat (26/4).
Hari ini kita berkabung untuk para kawan kawan kita para buruh yang telah meninggal di
tempat kerja dan berjanji akan berjuang lebih keras untuk tegaknya keadilan dan hak-hak
jaminan kemanusiaan bagi buruh" ujar Subono yang merupakan koordinator aksi tersebut.
Aksi sendiri dilakukan sebagai hari berkabung untuk para pekerja yang sakit dan meninggal
di tempat kerja yang diperingati setiap 28 April di seluruh dunia.
"angka kecelakaan kerja meningkat 40 persen, angka ini terbilang cukup fantastis tentunya.
Dari data yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan, tercatat pada 2018 ada sebanyak 173.105
kasus kecelakaan kerja. Angka ini lebih tinggi dari tahun 2017 yang hanya mencapai angka
123 ribu," ujarnya.
Dari 173 ribu kecelakaan kerja di 2018, itu belum mencakup semuanya, hanya dari 48 juta
peserta BPJS TK. Tidak dari keseluruhan penduduk yang bekerja, atau setara dengan 127
juta penduduk. Sehingga masih banyak kasus kecelakaan kerja yang tidak dilaporkan, dan
masih banyak pekerja yang tidak terlindungi.
Di Indonesia, kasus kecelakaan dan kematian akibat kerja tampak belum menjadi perhatian
pemerintah. Data yang disajikan Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJS Tenaga Kerja
(BPJS TK) tidak pernah menunjukan kenyataan yang terjadi di Industri.
"Kementerian mengandalkan pelaporan BPJS TK yang diajukan perusahaan karena
keterbatasan pengawasan. Sementara BPJS TK sendiri mengandalkan klaim yang diajukan
oleh perusahaan sebagai mitranya," urainya (din)
Kasus-kasus kecelakaan, penyakit dan kematian akibat kerja bahkan dianggap kejadian biasa
di Industri, bahkan beberapa kasus justru mengkambing-hitamkan buruh, pemerintah dan
perusahaan tidak melihat secara utuh, dimana kecelakaan dan penyakit akibat kerja
disebabkan karena tidak ditegakkkanya peraturan K3 dan tidak dipenuhinya hak-hak buruh
Page 251 of 268.

