Page 93 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 ApRIL 2019
P. 93
Title FEDERASI PEKERJA TUNTUT PENCABUTAN PP 78/2015
Media Name antaranews.com
Pub. Date 28 April 2019
https://www.antaranews.com/berita/847868/federasi-pekerja-tuntut-penca butan-pp-78-
Page/URL
2015
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Federasi pekerja tuntut pencabutan PP 78/2015
Batam (ANTARA) - Garda Metal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia tetap akan
mengusung tuntutan pencabutan Peraturan Pemerintah No.78 Tahun 2015 tentang
Pengupahan pada peringatan Hari Buruh 1 Mei 2019.
"Kami tetap meminta Presiden mencabut PP 78/2015. Bukan sekedar merevisinya,"
kata Panglima Koordinator Daerah Garda Metal FSPMI Kota Batam Suprapto di
Batam, Kepulauan Riau, Minggu.
Ia mengatakan pekerja belum puas dengan hasil pertemuan perwakilannya dengan
Presiden Joko Widodo pada Sabtu (27/4), karena Kepala Negara hanya menjanjikan
revisi, dan baru menyampaikan komitmen saja.
"Belum ada hitam di atas putih. Lagian yang kami minta bukan hanya revisi, tapi
dihapus," kata dia, menambahkan revisi saja tidak akan menghadirkan banyak
perubahan.
Ia mengatakan pekerja ingin pemerintah mencabut peraturan itu dan kembali
mengacu pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang
lebih berpihak kepada buruh.
"Di UU, pekerja punya hak untuk berunding. Kalau di PP tidak ada hak untuk
berunding," kata dia.
Menurut dia, penetapan upah pada PP 78/2015 hanya berdasarkan data Badan Pusat
Statistik saja, dengan komponen perhitungan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
"Padahal tiap kabupaten kota tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonominya berbeda-
beda," kata dia.
Mengenai rencana aksi pada May Day, ia mengatakan, federasi masih melakukan
konsolidasi.
Serikat Pekerja Perkapalandan Jasa Maritim Federasi Serikat Pekerja Metal
Indonesia (SPPJM FSPMI) Kota Batam juga masih menunggu arahan dari pusat dan
konsolidasi antaraliansi dalam merencanakan aksi di Hari Buruh.
Ketua Pengurus Unit Kerja SPPJM FSPMI Panusunan Siregar memastikan akan
menggelar aksi memperingati May Day di Batam bersama dengan sejumlah aliansi
pekerja lainnya di Batam.
"Rencananya ada. Tapi karena belum ada pertemuan untuk menyinkronkan
pergerakan, jadi belum bisa ke sana (menjelaskan)," kata dia.
Page 92 of 268.

