Page 140 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 08 AGUSTUS 2019
P. 140
daerah baru sekitar 305 BLK.
Bahkan jika ditambahkan dengan training center industri dan LPK Swasta, kapasitas
pelatihan pun masih kurang.
"Tentu ini membutuhkan keterlibatan dari semua pihak," jelas Menaker.
Menaker berharap, SP/SB di Indonesia dapat mencontoh UNI MLC. Dimana mereka
juga terlibat dalam pembangunan SDM.
"Di Indonesia sejauh yang saya tahu, tidak ada," terangnya.
Pertemuan Menaker dengan WIT dan UNI MLC dalam rangka sharing informasi
terkait keterlibatan Pemerintah, Pengusaha, Serikat Pekerja dalam mengembangkan
pelatihan vokasi di Malaysia.
Selain itu juga dilakukan sharing informasi pembentukan WIT di Malaysia, meliputi
kelembagaan dan tata kelola sumber pendanaan. Keterlibatan dan Share
responsibilities antara Pemerintah, Pengusaha, dan Serikat Pekerja dalam WIT.
Pertemuan ini juga merupakan upaya penjajakan potensi kerjasama program dan
sharing best experiences dalam rangka peningkatan program dan kurikulum di BLK
dan Politeknik Ketenagakerjaan milik Kemnaker;
"Kami berharap kedepan juga ada pertukaran pelajar/instruktur BLK dan Politeknik
Kemnaker serta pembentukan sandwich programme bekerjasama dengan Politeknik
Ketenagakerjaan," pungkasnya.
Turut hadir dalam pertemuan ini, Dirjen Binalattas, Bambang Satrio Lelono; Kepala
Biro KLN Kemnaker, Indah Anggoro Putri; Kepala BNSP, Kunjung Masehat; Direktur
Umum BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto; dan Tim Komite Pelatihan Vokasi
Nasional (KPVN).
Page 139 of 156.

