Page 78 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 08 AGUSTUS 2019
P. 78
Title JUMLAH KORBAN PHK TAHUN INI DITAKSIR TEMBUS 10.000 PEKERJA, APA SEBABNYA?
Media Name bisnis.com
Pub. Date 07 Agustus 2019
https://ekonomi.bisnis.com/read/20190807/12/1133561/jumlah-korban-phk- tahun-ini-
Page/URL
ditaksir-tembus-10.000-pekerja-apa-sebabnya
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
JAKARTA -- Kalangan pekerja memperkirakan angka tenaga kerja yang terkena
pemutusan hubungan kerja (PHK) pada tahun ini akan mencapai 8.000 hingga
10.000 pekerja.
Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar
mengatakan era digitalisasi berdampak pada terjadinya pergeseran industri padat
karya ke industri padat modal sehingga memicu kenaikan angka PHK.
"Tingginya PHK tahun ini dikarenakan digitalisasi, itu terlihat banyak sektor ritel
menutup outlet -nya. Lalu di sektor otomotif juga, adanya peralihan ke teknologi
dan automasi sehingga banyak yang ter-PHK. Selain itu, karena kompetisi industri
sangat ketat antarnegara sehingga membuat industri padat karya kita, produksinya
tak maksimal, akibatnya ya PHK," ujarnya kepada Bisnis .com , Selasa (6/8/2019).
Timboel memperkirakan sepanjang tahun ini angka PHK akan lebih besar
dibandingkan tahun lalu. Hal itu terjadi karena kondisi industri terutama padat karya
yang tengah sulit.
"Kalau pemerintah bilang PHK turun, tetapi faktanya naik. Data pemerintah tahun
lalu, [korban PHK] sekitar 3.500 pekerja. Tahun ini lebih banyak bisa mencapai
8.000 hingga 10.000 pekerja," tuturnya.
Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal juga
memperkirakan potensi angka PHK sepanjang tahun ini dapat mencapai 10.000
pekerja.
Jumlah itu merupakan potensi PHK dari industri baja sekitar 3.000 sampai 5.000
tenaga kerja, semen 1.000 sampai 2.000 tenaga kerja, otomotif terutama dari
Page 77 of 156.

