Page 43 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2019
P. 43
antara Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang dan BPJS Ketenagakerjaan
semakin kuat dan berjalan baik," kata Fahmi di Jakarta, Senin (1/7/2019).
Fahmi mengatakan tujuan kerjasama ini untuk mengajak perusahaan, pekerja
koperasi UMKM mendaftarkan pekerja atau buruh harian lepas mereka agar
mendapat perlindungan ketenagakerjaan.
"Ketika ada karyawan mereka mendapat kecelakaan, biaya perawatannya
ditanggung BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Fahmi menambahkan, pekerja mikro usaha koperasi dan UMKM bisa mengikuti
maksimal 4 program BPJS Ketenagakerjaan ataupun 2 program perlindungan saja.
Yakni kecelakaan kerja dan kematian.
Pada kesempatan itu, hadir Joseph Pascalis selaku CEO PT Yomari Eksis Serentak,
yang berhasil membakar semangat para pelaku UMKM se-kota Tangerang dengan
materi yang menarik, melalui Digital Marketing dan Positive Habits, seluruh pelaku
UMKM se-kota Tangerang terlindungi dari risiko sosial bersama BPJS
Ketenagakerjaan.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang, Sayuti, mengatakan ada sekitar
3 juta pekerja Koperasi dan UMKM di kota Tangerang. Tetapi yang terdaftar masih
sekitar 1 juta. Dia menjelaskan yang ikut program BPJS Ketenagakerjaan umumnya
adalah Direksi, Staf dan Karyawan. Sedangkan pekerja dan buruh belum begitu
banyak. "Hanya 30% yang ikut program BPJS Ketenagakerjaan," terang Sayuti.
Sayuti berharap, kerjasama ini bisa memperkecil jarak antara stakeholder koperasi
dan UMKM dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai mitra dalam memberikan
perlindungan menyeluruh bagi para pekerja. Dia juga berharap, dinas
ketenagakerjaan kota Tangerang ikut membantu sosialisasi perlindungan pekerja
mikro koperasi dan UMKM.
"Sehingga antara pekerja mikro koperasi dan UMKM, perusahaan dan BPJS
Ketenagakerjaan bisa tercipta komunikasi dan kondisi yang sejalan dan baik demi
mewujudkan kesejahteraan para pekerja," katanya.
Page 42 of 95.

