Page 76 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2019
P. 76
Dari tingkat pendidikan, pengangguran terbuka terbanyak dialami oleh lulusan
sekolah menengah kejuruan (SMK) yaitu sebanyak 8,63 persen, diikuti pendidikan
diploma sebesar 6,89 persen.
"Dengan demikian, ada penawaran tenaga kerja tidak terserap pasar kerja,
terutama pada tingkat pendidikan SMK dan diploma," katanya.
Ia menambahkan pekerja dengan tingkat pendidikan yang rendah cenderung mau
menerima pekerjaan apa saja, karena tingkat pengangguran terbuka bagi lulusan
sekolah dasar (SD) tercatat rendah yaitu 2,65 persen.
Sedangkan, tiga provinsi yang mempunyai tingkat pengangguran terbuka paling
tinggi diatas rata-rata nasional adalah Jawa Barat sebesar 7,73 persen, Banten 7,58
persen dan Maluku 6,91 persen.
Dalam kesempatan ini, BPS juga mencatat jumlah angkatan kerja pada Februari
2019 mencapai 136,18 juta orang atau lebih tinggi dari periode sama 2018 sebesar
133,94 juta orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 129,36 juta orang diantaranya sudah bekerja dan
6,82 juta orang masih menganggur.
Penyerapan tenaga kerja ini paling banyak berasal dari pendidikan SD sebanyak
52,4 juta orang (40,51 persen), pendidikan SMA 23,1 juta orang (17,86 persen) dan
pendidikan SMP 22,97 juta orang (17,75 persen).
Struktur penduduk bekerja ini masih didominasi oleh tiga lapangan pekerjaan utama
yaitu pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 29,46 persen, perdagangan
sebesar 18,92 persen dan industri pengolahan sebesar 14,09 persen.
Pewarta: Satyagraha Editor: Kelik Dewanto COPYRIGHT (c)2019 .
Page 75 of 105.

