Page 109 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JUNI 2019
P. 109
"Hal-hal baik semacam itu ke depan harus kita pertahankan dan yang masih kurang
harus terus-menerus kita perbaiki di masa mendatang," katanya.
Ditegaskannya bahwa kinerja Kemnaker semakin membaik yang ditandai dengan
banyaknya prestasi yang diraih.
"Mudah-mudahan angin semacam ini, terus kita tingkatkan di waktu mendatang,
termasuk bagi saudara yang sekarang ini mengemban amanat baru sebagai
pimpinan pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemnaker," katanya.
Ia menyatakan para pimpinan tinggi madya dan pratama adalah pihak-pihak yang
berkepentingan untuk merumuskan kebijakan sehingga peran mereka sangat
menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi di lingkungan unit kerja
masing-masing.
"Kita berharap agar outputnya bisa berkualitas, dampaknya bisa dirasakan oleh
masyarakat, tapi juga anggarannya bisa dipertanggungjawabkan sesuai standar
akuntasi dan prosedur maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku,"
katanya.
Ia meyakini dengan komitmen, kehendak, disiplin, kerja keras dan loyalitas seluruh
pejabat di Kemnaker, maka Kemnaker akan menjadi salah satu kementerian yang
bisa dijadikan contoh bagi kementerian/lembaga lain.
Menaker juga melantik sejumlah pejabat, di antaranya Budi Hartawan sebagai Irjen;
Tri Retno Isnaningsih (Kabarenbang); Aris Wahyudi (Staf Ahli Bidang Ekonomi dan
SDM); Suhartono Sail (Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional); Darmawansyah
(Kepala Biro Perencanaan); dan Indiah Winasih (Direktur Pengembangan dan
Perluasan Kesempatan Kerja Ditjen Binapenta dan PKK).
Hanif Dhakiri menyatakan jabatan pimpinan tinggi madya dan pratama merupakan
ujung tombak yang merumuskan kebijakan sehingga sangat menentukan
keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi di lingkungan unit kerja masing-masing.
"Sekaligus merupakan posisi kunci dalam sinergitas dengan unit kerja lainnya yang
mendukung pada pencapaian kinerja yang lebih baik," ujarnya.
Page 108 of 161.

