Page 30 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JUNI 2019
P. 30

in Darfur (UNAMID) sementara yang di Abyei, wilayah sengketa antara Sudan dan
               Sudan Selatan, di bawah koordinasi United Nations Interim Security Force in Abyei
               (UNISFA).

               Komunikasi antara KBRI dan warga Indonesia dilakukan melalui organisasi-
               organisasi yang mewadahi WNI.

               Selain itu, KBRI memperkuat tim perlindungan WNI yang beranggotakan staf KBRI
               dan perwakilan masyarakat, terutama dari kalangan mahasiswa.

               "Koordinatornya dipilih berdasarkan wilayah konsentrasi di mana sebagian besar
               warga Indonesia bermukim, misalnya di sekitar Universitas Internasional Afrika.
               Banyak mahasiswa Indonesia yang tinggal di daerah ini" kata Rossalis.

               Sejauh ini tidak ada laporan tentang warga Indonesia yang menjadi korban atau
               terkena dampak langsung dari krisis politik di Sudan.

               Rossalis mengatakan pihaknya secara terus-menerus memantau situasi dan
               mengeluarkan imbauan ke warga Indonesia.

               "Kami meminta agar tetap tenang tapi juga meningkatkan kewaspadaan," katanya.

               Krisis berawal ketika pada akhir Desember 2018, Presiden Omar al-Bashir
               menerapkan kebijakan darurat yang ditujukan untuk mencegah ambruknya ekonomi
               Sudan.

               Pemangkasan subsidi makanan dan bahan bakar memicu aksi demonstrasi di Sudan
               timur yang kemudian merembet hingga ke Khartoum.

               Protes yang diserukan oleh Asosiasi Profesional Sudan ini meluas dengan salah satu
               tuntutan agar Presiden Bashir, yang berkuasa selama 30 tahun, mundur.

               Pada 6 April lalu, demonstrasi mencapai puncaknya ketika para peserta aksi
               menduduki lapangan di depan markas besar angkatan bersenjata dan kementerian
               pertahanan yang bersebelahan. Komplek dua kantor ini terletak hanya sekitar satu
               hingga dua kilometer dari kediaman dubes Indonesia di Khartoum.

               Para demonstran mendesak presiden dan militer keluar dari pemerintahan.

               Lima hari kemudian, militer mengumumkan bahwa Presiden Bhasir telah
               digulingkan.

               Dubes Indonesia di Khartoum, Rossalis Rusman Adenan, mengatakan awalnya
               kekuasaan dipegang oleh eks menteri pertahanan. Eskalasi berkembang dengan
               cepat dan Sudah berada di tangan Dewan Transisi Militer (DTM) pimpinan Letnan
               Jenderal Abdel Fattah Abdelrahman Burhan sejak 11 April.





                                                       Page 29 of 161.
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35