Page 8 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 NOVEMBER 2019
P. 8
Title UMK NAIK, INDUSTRI ALAS KAKI JATIM MENJERIT
Media Name bisnis.com
Pub. Date 22 November 2019
https://ekonomi.bisnis.com/read/20191122/257/1173200/umk-naik-industri -alas-kaki-
Page/URL
jatim-menjerit
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
SURABAYA - Pelaku industri alas kaki Jawa Timur mengaku sudah tidak mampu
menahan beban operasional terutama dari sisi kenaikan upah minimum
kota/kabupaten setiap tahun di tengah semakin ketatnya persaingan global.
Ketua Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Jawa Timur, Winyoto Gunawan
mengatakan dalam beberapa tahun terakakhir kondisi industri alas kaki sudah
semakin sulit, apalagi terus bersaing dengan Vietnam.
"Jujur ngomong, kami industri alas kaki sudah tidak kuat lagi dengan UMK yang
terus naik tiap tahunnya, apalagi kalau diberlakukan upah sektoral," katanya, Kamis
(21/11/2019).
Dia mengatakan industri alas kaki saat ini ekspor ke Amerika Serikat dan Eropa juga
sudah kalah dengan negara lain. Akibatnya, sudah banyak perusahaan yang pindah
atau relokasi terutama Penanaman Modal Asing (PMA).
"Banyak kebijakan yang kurang mendukung para pelaku Industri, bahkan industri
PMA akan memindahkan pabriknya keluar negeri seperti ke Vietnam, Kamboja, dan
Bangladesh," katanya.
Menurutnya, hal tersebut banyak dilakukan PMA karena faktor bargaining
goverment to goverment di negara-negara tersebut dinilai sangat mendukung
industri dan para eksportirnya.
Namun begitu, dengan kenaikan UMK 2020 sebesar 8,51% di Jatim ini belum ada
pergerakan relokasi industri lokal.
"Tetapi kalau tahun ini sudah ada yang tutup, dan yang dikhawatirkan pelaku
industri makin sedikit, pengangguran makin meningkat dan importir makin
bertambah," imbuhnya.
Page 7 of 144.

