Page 11 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MEI 2020
P. 11
perusahaan membayarkan THR tergantung dana yang dimiliki di tengah kondisi
aliran dana yang tersendat seperti saat ini.
"Kembali lagi ke masalah cashflow perusahaan. Kalau punya dana, mereka pasti
bisa bayarkan walaupun tidak penuh. Kalau sama sekali kering (dananya), itu mau
tidak mau mereka minta tunda," katanya.
Hariyadi mengatakan situasi yang berat seperti saat ini cukup menekan dunia
usaha. Namun, ia mengaku pengusaha sudah tidak bisa berkutik jika kondisi
keuangan mengalami kesulitan.
"Memang kondisi begini sudah tidak bisa dipaksa apapun itu. Mau didemo atau
pemerintah mencabut izin usaha, sudah tidak ada gunanya karena yang penting
cashflow ," terangnya.
Sebelumnya, keluar Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah
bernomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari
Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan dalam Masa Pandemi Covid-19. Dalam
surat edaran tersebut, Menaker meminta kepada seluruh perusahaan untuk
membayarkan THR keagamaan kepada pekerja/buruh sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan.
Namun demikian, Menaker membuka ruang untuk berdialog mencari solusi bagi
pengusaha, serikat pekerja, dan pekerja/buruh jika perusahaan tidak mampu
membayarkan THR sesuai waktu yang ditentukan..
Page 10 of 243.

