Page 148 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MEI 2020
P. 148
Title MESKI PANDEMI COVID-19, THR TETAP HARUS DIBAYAR
Media Name mediaindonesia.com
Pub. Date 11 Mei 2020
https://mediaindonesia.com/read/detail/311940-meski-pandemi-covid-19-t hr-tetap-
Page/URL
harus-dibayar
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan tetap harus dibayar walau saat ini sedang
menghadapi pandemi Covid-19. Apalagi Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida
Fauziah saat Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI sudah menyatakan bahwa THR
adalah wajib.
Demikian disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay dalam
rilisnya, Minggu (10/5/2020). Menaker, kata Saleh, mengakui bahwa tidak semua
perusahaan stabil. Ada juga perusahaan yang keuangannya terganggu. Untuk kasus
seperti itu, akan dilakukan pembicaraan dan dialog. Dialog tersebut bukan untuk
menghindari membayar THR, tetapi mencari jalan terbaik bagi semua.
THR untuk ASN Dipastikan Rampung Pekan Ini "Dalam mengantisipasi pembayaran
THR, Kemenaker mengakui telah melakukan dialog dengan Apindo dan para
pengusaha. Juga telah melakukan pertemuan tripartit tingkat nasional," kata Saleh.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari solusi terbaik bagi penyelesaian
masalah pembayaran THR. Dalam hal perusahaan tidak mampu membayar seluruh
THR sesuai ketentuan, pemerintah mendorong adanya pembicaraan antara
pengusaha dan pekerja. Dalam pembicaraan itu bisa ditentukan mekanisme
pambayaran THR secara cicilan.
THR , Negara Hemat Rp5,5 T "Jika langkah mencicil yang akan diambil, maka
Kemenaker meminta agar keuangan tersebut diaudit untuk mengetahui kondisi
keuangannya secara baik. Sesuai dengan ketentuan, THR harus dibayar paling
lambat 7 hari sebelum lebaran. Jika tidak dibayarkan, maka akan dikenakan denda
5% dari total THR yang akan dibayarkan. Di samping itu, pemerintah juga akan
mengenakan sanksi administratif kepada perusahaan yang lalai membayar THR,"
tandas politisi PAN ini.
Di luar masa pandemi ini, lanjut Wakil Ketua MKD DPR itu, banyak perusahaan yang
mengalami keuntungan. "Nah, di masa sulit seperti sekarang ini sudah sepatutnya
hak-hak para pekerja ditunaikan. Tidak boleh ada yang lari dari tanggung jawab,"
paparnya. Sekali lagi, tidak ada yang bisa menghindar dari pembayaran THR.
Masalah yang tersisa sekarang tinggal soal dialog bersama para pekerja terkait THR.
Hak pekerja tidak boleh dikurangi. (RO/OL-10).
Page 147 of 243.

