Page 128 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 128

Karena itu, Faisal Basri meminta pemerintah tidak perlu lagi melanjutkan program
               Kartu Prakerja yang saat ini sudah masuk gelombang tiga.

               "Tidak perlu lagi gelombang ketiga, keempat karena sudah jelas tidak tepat sasaran
               dan desainnya buruk," ujar Faisal Basri dalam acara Satu Meja The Forum di
               Kompas TV , Jakarta, Rabu (6/5/2020).

               Menurut Faisal Basri, korban PHK saat ini membutuhkan bantuan untuk membayar
               sewa kontrakan ataupun bayar cicilan utang yang selama ini uangnya digunakan
               untuk kebutuhan sehari-hari.

               "Ini yang harus didahulukan dulu, oleh karena itu (anggaran) 100 persen untuk
               bansos, bukan khusus (Kartu Prakerja) yang tidak karuan itu," kata Faisal Basri .

               Faisal Basri pun berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) cepat turun tangan
               mengatasi persoalan Kartu Prakerja yang tidak tepat sasaran dan tidak dibutuhkan
               masyarakat saat ini.

               "Ini tanggungjawab Presiden karena sudah lintas kementerian dan Presiden harus
               bisa mengurai persoalan seperti ini," katanya.

               Diketahui, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk Kartu Prakerja Rp 20 triliun.

               Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dari rencana awal Rp 10 triliun lantaran
               program tersebut kini beralih haluan dari program jaring pengaman untuk pencari
               kerja menjadi bantuan sosial bagi pihak-pihak yang kehilangan pekerjaan di tengah
               pandemik virus corona.

               Alokasi anggaran Kartu Prakerja itu memiliki porsi sekitar 4,9 persen dari total
               keseluruhan anggaran pemerintah untuk penanganan pandemi yang sebesar Rp
               405,1 triliun.

               Dari jumlah anggaran sebesar Rp 20 triliun itu, Rp 19,88 triliun digunakan untuk
               manfaat dan insentif kepada masyarakat yang nominalnya masing-masing Rp 3,55
               juta untuk 5,6 juta peserta yang mendaftar di prakerja.go.id dan dipilih acak sesuai
               sistem Kartu Prakerja. Sisanya, digunakan untuk operasional program.





















                                                      Page 127 of 276.
   123   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133