Page 443 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 SEPTEMBER 2021
P. 443
Syarat tersebut yaitu WNI minimal berusia 18 tahun dan sedang tidak menempuh pendidikan
formal.
Selain itu, calon penerima merupakan pekerja atau buruh yang terkena Pemutusan Hubungan
Kerja (PHK) dan membutuhkan peningkatan kompetensi kerja.
Syarat lainnya adalah bukan penerima Kartu Prakerja pada gelombang sebelumnya.
Calon penerima juga tidak boleh berstatus Pejabat Negara, Pimpinan dan Anggota Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah (), bukan Aparatur Sipil Negara, Prajurit TNI, Anggota Polri, Kepala
Desa dan perangkat desa.
Serta, bukan Direksi, Komisaris, dan Dewan Pengawas pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
2. Isi Data Diri dengan Benar Pengisian data diri memegang peran penting agar bisa lolos Kartu
Prakerja gelombang 20.
Isilah data diri dengan benar, meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga
(KK), dan tanggal lahir.
Nomor HP yang dicantumkan saat pengisian data diri juga wajib diperhatikan karena harus aktif
setidaknya selama 6 bulan ke depan.
3. Mengerjakan Tes Kemampuan Dasar Sebaik Mungkin
4. Pastikan Hanya 2 Orang dalam Satu KK yang Mendaftar Kartu Prakerja Kartu Prakerja hanya
memperbolehkan maksimal 2 orang dalam KK yang sama yang melakukan pendaftaran.
Pembatasan ini dilakukan demi penyaluran insentif yang lebih merata.
5. Jangan Lupa Pantau Akun Sosial Media kartuprakerja.go.id dan Pesan yang Masuk di HP Anda
Demi mendapatkan informasi terbaru tentang penerimaan Kartu Prakerja, harap cek akun sosial
media prakerja.go.id secara berkala.
Informasi tersebut meliputi jadwal dan pengumuman lolos .
Selain itu, pengumuman lolos atau tidaknya calon penerima Kartu Prakerja juga disampaikan
lewat pesan ke nomor HP masing-masing.
Wajib diperhatikan, pengumuman lolos Kartu Prakerja harus ditindaklanjuti dalam 30 hari ke
depan.
Jika tidak, bantuan Kartu Prakerja yang diperoleh akan dianggap hangus.***.
442

