Page 479 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 SEPTEMBER 2021
P. 479

BANK MANDIRI CAIRKAN RP 1,29 TRILIUN BSU UNTUK 1,29 JUTA PEKERJA

              Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan
              Ida Fauziyah mengatakan, penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) melibatkan Bank Mandiri dan
              anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) lainnya untuk memastikan program berjalan
              sesuai target yang telah ditetapkan.

              "Program bantuan ini dilakukan sebagai bentuk upaya pemerintah untuk mengurangi dampak
              PPKM di masa pandemi. Kami menunjuk Himbara, agar penyaluran BSU bisa lebih cepat, efisien
              serta tidak ada biaya administrasi," ujar Ida dalam keterangannya, Jumat (10/9/2021).

              Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas memaparkan, Bank Mandiri tahun
              ini akan menyalurkan BSU kepada sekitar 2,5 juta pekerja di seluruh Indonesia.

              Data  itu  mencakup  pula  29  ribu  pekerja  di  Provinsi  Nangroe  Aceh  Darussalam  yang  akan
              menerima BSU melalui Bank Syariah Indonesia.

              Nilai BSU yang diberikan untuk setiap pekerja sebesar Rp 1 juta per pekerja untuk periode dua
              bulan, yaitu Agustus dan September.

              "Berdasarkan  data  yang  diterima  dari  Kementerian  Ketenagakerjaan,  kami  lalu  melakukan
              pencetakan buku tabungan dan melakukan mapping atas lokasi perusahaan para penerima BSU
              untuk menentukan cabang penyaluran terdekat," ujarnya.

              Sosialisasi internal mengenai proses penyaluran ini juga dilakukan, termasuk penyiapan counter
              khusus agar pencairan dana BSU sesuai jadwal.

              Hingga 9 September 2021, Bank Mandiri telah merealisasikan penyaluran BSU kepada 1,29 juta
              pekerja atau buruh senilai Rp1,29 triliun, baik bagi pekerja yang telah memiliki rekening maupun
              yang dibukakan rekening baru di Bank Mandiri.

              Khusus di wilayah Jawa Barat, Bank Mandiri menyalurkan BSU kepada 209 ribu pekerja.
              "Saat ini kami juga tengah memproses pembukaan rekening bagi 334 ribu pekerja lainnya. Atas
              rekening  baru  tersebut,  Kemenaker  akan  memverifikasi  ulang  dan  selanjutnya  memberikan
              instruksi penyaluran BSU kepada rekening yang lolos verifikasi," kata Rohan.

              Rohan menambahkan, pihaknya akan segera menindaklanjuti setiap data tambahan penerima
              BSU dari Kemenaker agar penyalurannya dapat selesai sesuai target.

              "Kami  akan  terus  berkoordinasi  secara  intens  dengan  Kemenaker  untuk  memastikan  bahwa
              penerima memang tidak memiliki rekening di bank Himbara lainnya dan tidak menerima bantuan
              program lainnya," paparnya.

              Program  BSU  merupakan  bagian  dari  program  Pemulihan  Ekonomi  Nasional  (PEN)  melalui
              Kementerian  Ketenagakerjaan  yang  diberikan  kepada  pekerja  peserta  BPJS  Ketenagakerjaan
              dengan upah atau gaji maksimal Rp3.500.000 per bulan.

              Program ini melibatkan beberapa institusi seperti BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) sebagai
              penyedia data penerima bantuan dan Bank Mandiri serta bank BUMN anggota Himbara sebagai
              bank penyalur.

              Sampai akhir 2021, pemerintah menargetkan total penerima bantuan program BSU sebanyak
              8,7 juta pekerja atau senilai Rp 8,7 triliun.



                                                           478
   474   475   476   477   478   479   480   481   482   483   484