Page 552 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 SEPTEMBER 2021
P. 552

PEMERINTAH PRIORITASKAN PERLINDUNGAN PROGRAM JAMSOSTEK UNTUK
              NON-ASN DAN PEKERJA RENTAN
              Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan pemerintah akan terus mendukung upaya
              implementasi Jamsostek agar perlindungan menyeluruh bagi pekerja dapat segera terwujud.

              “Pemerintah  telah  mengeluarkan  kebijakan  dan  regulasi  seperti  Inpres  Nomor  2/2021  dan
              Permendagri  Nomor  27/2021  sebagai  komitmen  pemerintah  mengoptimalkan  program
              perlindungan Jamsostek,” kata Wapres Ma’ruf Amin saat memberikan sambutannya pada acara
              Penganugerahan Paritrana Award 2020 secara daring, Kamis (9/9/2021).

              Ma'ruf Amin menegaskan Inpres Nomor 2/2021 tentang Optimalisasi Program Jaminan Sosial
              Ketenagakerjaan dan Permendagri Nomor 27/2021 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun
              2022 yang mengatur penganggaran Jamsostek merupakan wujud nyata komitmen pemerintah
              dalam mendukung implementasi Jamsostek secara menyeluruh.

              Seperti  diketahui,  Permendagri  dimaksud  mengatur  perlindungan  Jamsostek  melalui
              penganggaran APBD tahun 2022 bagi para pekerja non-ASN, pegawai penyelenggara pemilu,
              pekerja rentan, hingga pegawai BUMD.

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah mengingatkan bahwa program Jamsostek ini
              sangat penting untuk memberikan perlindungan dan keamanan dalam bekerja sehingga pekerja
              bisa fokus dan meningkatkan produktivitas yang berujung pada kesejahteraan.

              Ida  juga  menyinggung  terkait  Bantuan  Subsidi  Upah  (BSU)  yang  menggunakan  basis  data
              BPJAMSOSTEK.  “BSU  ini  jadi  salah  satu  manfaat  pekerja  atau  buruh  menjadi  peserta
              BPJAMSOSTEK,” terangnya.

              Direktur  Utama  BPJAMSOSTEK  Anggoro  Eko  Cahyo  menyambut  baik  dukungan  pemerintah
              dalam  implementasi  Jamsostek  dan  penegakan  regulasi  sebagai  salah  satu  upaya  perluasan
              cakupan perlindungan BPJAMSOSTEK.

              “BPJAMSOSTEK siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder, baik di level pusat hingga daerah
              untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarga. Semoga segala ikhtiar dan doa kita
              mendapat ridho Allah SWT agar kesejahteraan pekerja dapat terwujud melalui manfaat program
              BPJAMSOSTEK,” kata Anggoro.

              Diketahui, pemerintah menggelar Paritrana Awards yang keempat. Ini merupakan penghargaan
              tahunan  dari  pemerintah  melalui  Kementerian  Koordinator  Pemberdayaan  Manusia  dan
              Kebudayaan  (Menko  PMK)  bersama  BPJS  Ketenagakerjaan  (BPJAMSOSTEK)  serta  didukung
              Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

              Dalam penghargaan ini para kandidat pemenang dikumpulkan untuk menerima apresiasi atas
              dukungan dan kepatuhannya dalam mendukung implementasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
              (Jamsostek) selama tahun 2020.

              Para kandidat Paritrana Award ini terbagi atas beberapa kategori. Yaitu kategori Pemerintah
              Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan Perusahaan atau Badan Usaha mulai dari skala besar,
              menengah, hingga Usaha Kecil Menengah (UKM).

              Anggoro Eko Cahyo menerangkan bahwa partisipan dari Paritrana Award 2020 ini diramaikan
              oleh kandidat dari 34 provinsi, 124 Kabupaten/Kota, 143 Badan Usaha Skala Besar, 157 Badan
              Usaha Skala Menengah dan 34 UKM yang mewakili tiap provinsi.





                                                           551
   547   548   549   550   551   552   553   554   555   556   557