Page 71 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 AGUSTUS 2019
P. 71
efektif 29 Juni 2018, namun tidak serta merta Kemenaker meloloskan masuknya
tenaga kerja asing, termasuk dalam hal kondisi darurat. "Ada rambu-rambu dan
prosedur yang dipenuhi," ujarnya.
Sejauh ini, ungkap Soes Hindarto, pihaknya belum tahu apakah kasus tumpahan
minyak PHE ONWJ masuk kategori darurat atau tidak. "Demikian pula, soal kasus
penanganan sumur bocor dan penanganan kasus tumpahan minyak, merupakan
dua hal yang berbeda untuk bisa dimasuki tenaga kerja asing," katanya.
Di bagian lain, Anggota Komisi VII DPR-RI, Kardaya Warnika mengatakan, tenaga
kerja asing yang bekerja di Indonesia harus mengikuti peraturan, tak terkecuali TKA
yang disponsori PT Elnusa Tbk tersebut. Tidak boleh melanggar aturan. Tidak bisa
melanggar peraturan dengan alasan kedaruratan, semua ada prosedurnya. Kalau
tenaga kerja asing bekerja tanpa mengikuti aturan maka harus ditangkap, didenda
dan dipulangkan. TKI juga diperlakukan begitu kalau kerja di luar negeri," tegasnya.
Sementara itu, Direktur Teknik dan Lingkungan Direktorat Jenderal Migas
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Adhi Wibowo membenarkan bahwa
pihaknya mendapatkan informasi bahwa PT Elnusa Tbk mengimpor mesin giant
skimmer berikut mendatangkan operatornya tenaga kerja asing untuk membantu
penanggulangan tumpahan minyak di anjungan lepas pantai PHE ONWJ.
PT Elnusi dalam hal ini mewakili PT Pertamina mengimpor peralatan dalam rangka
penanganan tumpahan minyak di YYA-1. "Kalau mengimpor peralatan maka harus
ada yang mengoperasikan dan menggunakan tenaga kerja asing. Namun soal
perizinan bagi TKA tentu mereka harus memenuhi prosedur, harus sesuai peraturan
dan kompetensi," kata Adhi Wibowo.
Page 70 of 137.

