Page 148 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 148
Dalam tuntutannya tersebut buruh meminta kepada pemerintah agar upah minimum provinsi
dinaikkan menjadi 8,93 persen dan untuk upah minimum kabupaten/kota menjadi 13,50 persen
sesuai dengan situasi perekonomian yang terjadi di Kabupaten Tangerang saat ini.
Selain menuntut kenaikan upah, buruh meminta juga agar dilakukan penghapusan UU Omnibus
Law. Ia berharap, dengan adanya aksi demo buruh ini agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Tangerang dapat merekomendasikan tuntutannya ke Pemerintah Provinsi Banten agar upah di
daerah itu pada tahun 2022 diberikan kenaikan. "Apabila hari ini kita tidak mendapat respons
yang positif maka kita akan lakukan aksi yang lebih besar lagi," ujarnya.
Para demonstran dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Serikat Pekerja
Nasional (SPN), Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), Federasi Serikat Pekerja Metal
Indonesia (FSPMI), SBJB, GASPERINDO, SBSI, SPTP Tuntek, Tumung dan IKA Pemi. Pada aksi
tersebut tampak aparat TNI/Polri dari daerah setempat mengawal dan mengamankan kegiatan
dengan menutup jalan kawasan Puspemkab Tangerang.
147

