Page 168 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 168
"Subsidi upah diperluas dari yang semula hanya diperlakukan untuk mereka yang dikenakan
PPKM Level 3 dan 4," jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seperti
dilansir dari ANTARANEWS, Selasa, 26 Oktober 2021.
Terlebih saat ini, terdapat sisa anggaran sebanyak Rp1,6 triliun, maka pekerja yang belum
kebagian BSU Rp1 juta tak perlu khawatir karena pemerintah kembali menambah kuota
penerima sebanyak 1,6 juta orang.
Dikutip dari link resmi kemnaker.go.id, Subsidi Gaji Rp1 juta di bulan Oktober ini akan ditransfer
kepada pekerja yang berada di 34 Provinsi pada 514 kota / kabupaten.
Sedangkan data hingga 22 Oktober 2021, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerangkan
bahwa BSU Rp1 juta kini telah berhasil ditransfer untuk 6,65 juta orang dari target sebelumnya
yaitu 8,7 juta penerima.
Maka dari itu pekerja dapat terus memastikan status penerimaannya apakah terdaftar menjadi
penerima Subsidi Gaji Rp1 juta atau tidak dengan 3 cara berikut: Sebelumnya, pastikan sudah
memiliki akun di kemnaker.go.id atau langsung daftar di menu yang tersedia di kemnaker.go.id.
Kemudian, login di kemnaker.go.id, klik Profil, lengkapi profil jika belum lengkap dan temukan
status paling update terkait penerimaan BSU Rp1 juta.
Jika melalui link bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id, pekerja tak perlu memiliki akun atau login,
cukup masukkan NIK KTP, Nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, dan lakukan check list pada
I'm not a robot, kemudian klik "Lanjutkan".
Pemberitahuan penerima BSU akan muncul pada link tersebut, beserta status pekerja calon
penerima Subsidi Upah saat ini.
Selain melalui dua link resmi tersebut, BSU juga dapat dicek melalui chat WA di nomor
081380070175, kemudian piih "Informasi Calon Penerima BSU 2021", maka akan diarahkan pada
status penerima saat ini.
Namun, perlu diingat bahwa tidak semua pekerja bisa mendapatkan BSU Rp1 juta. Adapun 8
pekerja yang tidak akan ditransfer dana Subsidi Gaji yaitu: Bagi pekerja yang memiliki masalah
pada rekening yang dimiliki, seperti rekening pasif, tidak valid, sudah tutup, atau sudah
dibekukan dapat konsultasi dengan pihak HRD untuk pembuatan rekening kolektif (Burekol).
Burekol dapat dilakukan jika pekerja sudah terbukti lolos dan dapat BSU Rp1 juta, namun tidak
memiliki rekening di salah satu Bank Himbara (Himpunan Bank Negara) atau memiliki masalah
pada rekening yang dimiliki.
Perlu diketahui bahwa BSU Rp1 juta hanya bisa dicairkan jika setelah ditransfer, rekening harus
diaktivasi sebelum tanggal 15 Desember 2021.***.
167

