Page 272 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 272

"Saat ini kita sedang menggodok penyesuaian regulasinya. Setelah selesai, kita akan segera
              laksanakan." "Kemungkinan bulan November sudah mulai kita salurkan," kata Anwar, dikutip
              dari Kompas.com.

              Kriteria  penerima  BLT  Subsidi gaji  sebelumnya diatur  dalam  Permenaker  No  16  Tahun  2021
              tentang Pedoman Pemberian Subsidi Upah Tahun 2021. Dalam aturan tersebut, wilayah PPKM
              level 3 dan 4 mengacu pada Inmendagri 22/2021 dan 23/2021.

              Untuk diketahui, anggaran BSU ini sisa hingga Rp1 triliun lebih dikarenakan terdapat pekerja
              yang batal menerima bantuan. Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI
              &  Jamsos)  Kemnaker,  Indah  Anggoro  Putri  mengatakan  ada  758.327  pekerja  yang  batal
              menerima BSU Rp1 juta.

              Alasannya, data pekerja calon penerima BSU Rp1 juta tersebut ditemukan duplikasi. Duplikasi
              yang dimaksud, yakni pekerja telah menerima bantuan sosial lainnya, sehingga data tersebut
              dianggap tidak memenuhi syarat sebagai penerima BSU.
              "Kami telah melakukan verified data untuk menghindari bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari
              data BSU," kata Indah, saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI
              di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (28/09/2021) dikutip laman Kemnaker.

              Dari total sebanyak lebih dari 8 juta penerima BSU, kemudian setelah dilakukan pengecekan dan
              diverifikasi, ditemukan 758.327 data pekerja yang duplikasi bansos atau telah menerima bantuan
              sosial lain. Temuan data duplikasi tersebut membuat anggaran BSU masih sisa hingga Rp1 triliun
              lebih. Atas hal tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan akan memperluas penerima BSU.

              Kriteria Penerima BSU Menurut Aturan Sebelumnya - Warga Negara Indonesia yang dibuktikan
              dengan  Nomor  Induk  Kependudukan  (NIK);  -  Terdaftar  sebagai  peserta  aktif  BPJS
              Ketenagakerjaan s.d 30 Juni 2021; - Mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta
              per bulan; Dalam hal pekerja /buruh bekerja di wilayah dengan UMP/UMK lebih besar dari Rp
              3,5  juta,  maka  persyaratan  gaji/upah  menjadi  paling  banyak  sebesar  UMP/UMK  dengan
              pembulatan ratusan ribu ke atas, sesuai dengan upah terakhir yang dilaporkan Pemberi Kerja
              kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan.

              - Pekerja / Buruh penerima upah; - Bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan 4 sesuai Inmendagri
              22/2021 dan 23/2021 (Ini yang akan Diperluas); - Diutamakan bekerja di sektor usaha Industri
              Barang Konsumsi, Transportasi, Aneka Industri, Properti & Real Estate dan Perdagangan & jasa
              (kecuali  jasa  Pendidikan  dan  Kesehatan)  sesuai  dengan  klasifikasi  data  sektoral  di  BPJS
              Ketenagakerjaan.

              Calon  penerima  dapat  mengecek  status  apakah  terdaftar  dalam  program  BSU  ini  dengan
              berbagai cara, berikut di antaranya: Cek BSU Rp 1 Juta Berikut cara cek status penerima BLT
              Subsidi Gaji, di situs Kemnaker :

              1. Kunjungi laman kemnaker.go.id ;

              2. Daftar akun; Apabila belum memiliki akun, maka harus melakukan pendaftaran. Lengkapi
              pendaftaran akun.

              Aktivasi akun menggunakan kode OTP yang akan dikirimkan ke nomor handphone.

              3. Login ke dalam akun; 4. Lengkapi profil; Lengkapi profil biodata diri berupa foto profil, tentang
              Anda, status pernikahan, dan tipe lokasi.

              5. Cek pemberitahuan.


                                                           271
   267   268   269   270   271   272   273   274   275   276   277