Page 330 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 330
Melalui keterangan tertulisnya, GEBRAK menyatakan bahwa Pesiden Jokowi membuat jurang
kesengsaraan pada kelas buruh semakin dalam daripada sebelumnya melalui kebijakan Omnibul
Law Cipta Kerja. Kebijakan itu dinilai melegalkan pengusaha untuk merampas hak buruh.
Melalui Omnibus Law, ujar GEBRAK, mekanisme perjanjian kerja menjadi lebih fleksibel dengan
memperbolehkan PKWT diperpanjang hingga 5 tahun. Selain itu, juga melegitimasi pengurangan
hak pesangon bagi buruh dari 32 bulan menjadi 25 bulan gaji serta tidak berbatasnya jenis
pekerjaan outshorcing dan pengurangan hak cuti.
Berikut adalah 13 tuntutan massa aksi.
1. Cabut Omnibus Law dan seluruh PP turunanya; PP Nomor 34, Nomor 35, Nomor 36, dan
Nomor 37
2. Tolak Penghapusan Upah Sektoral, berlakukan Kembali Upah Sektoral kaum Buruh seperti
semula dan Berlakukan kenaikan UMK 2022 sebesar 15 persen
3. Stop PHK sepihak, Stop Union Busting! Berikan Jaminan Kepastian Kerja dan Kebebasan
berserikat
4. Stop kriminalisasi dan penangkapan aktivis, bebaskan seluruh aktivis Gerakan rakyat yang
ditangkap dan dikriminalisasi
5. Berikan persamaan hak dan perlindungan bagi Pekerja RumahTangga (PRT) dan seluruh
buruh Migrant; Sahkan RUUPPRT
6. Jamin dan Lindungi kaum buruh disektor industri: Pariwisata,Perhotelan,Perkebunan,
Pertambangan, Perikanan, Kelautan, Kontruksi, Transportasi, Driver Online dan Ojol
7. Usut tuntas kasus Korupsi BPJS TK dan Korupsi Bansos Pandemi Covid-19
8. Tolak Pemberangusan Pegawai KPK, Pekerjakan Kembali 58 orang Pegawai KPK seperti
semula tanpa syarat
9. Mendesak pemerintah menghentikan rencana liberalisas iagraria dan pembentukan Badan
Bank Tanah, serta segera mengembalikan semangat reforma agrarian berdasarkan cita-
citaUUD1945, TAP MPRXI/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan SumberDaya Alam
dan Undang-Undang Pokok Agraria 1960
10. Laksanakan reforma agraria sejati sebagai jalan penyelesaian konflik agraria dan pemenuhan
hak rakyat atas tanah
11. Hentikan kekerasan seksual di semua ruang sosial. Dan segera sahkan RUU penghapusan
kekerasan seksual demi terciptanya ruang aman bagi seluruh perempuan
12. Gratiskan biaya Pendidikan semasa pandemi
13. Stop liberalisasi dan komersialisasi Pendidikan Wujudkan Pendidikan Gratis,Ilmiah, dan
Demokratis, bervisi kerakyatan.
Demikian 13 tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta Pusat siang nanti.
329

