Page 395 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2021
P. 395

Menteri Ida menyampaikan, Direktur Badan Pengembangan Tenaga Kerja Kemnaker Taiwan,
              Tsai Meng-liang, menyatakan persiapan Indonesia untuk upaya pencegahan pandemi COVID-19
              telah selesai dan Tsai berjanji secara ketat mengawasi pelaksanaan pekerjaan pencegahan oleh
              Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

              Selain itu, Otoritas Taiwan telah menyusun rencana program khusus penempatan pekerja migran
              dan telah diajukan kepada National Health Command Center (NHCC). Implementasi rencana
              program tersebut memerlukan kolaborasi dan kerja sama intens kedua pihak, Indonesia dan
              Taiwan.

              "Indonesia menjadi partner pertama yang diajak mendiskusikan hal-hal yang perlu dipersiapkan
              dalam rencana penempatan kembali pekerja migran ke Taiwan," kata Menteri Ida dalam Siaran
              Pers Biro Humas Kemnaker di Jakarta, Selasa (9/11).

              Gelombang Pertama Dibuka untuk 1.700 Pekerja Indonesia Menurut Menteri Ida, apabila pihak
              Indonesia telah menyelesaikan persiapan pencegahan pandemi, maka pihak Taiwan untuk tahap
              pertama akan menerima penempatan 1.700 orang PMI. Masing-masing 850 orang sektor formal
              dan sektor domestik.

              "Pihak Taiwan menyarankan pihak Indonesia dan pengaturan pekerja migran mulai masuk ke
              Taiwan dari 11 hingga 23 November 2021 nanti," ujarnya.
              Ditegaskan Menteri Ida, kebijakan khusus pihak Taiwan ini didasari mengingat kurangnya tenaga
              kerja di industri di Taiwan, maka demi perkembangan ekonomi di negaranya dan mencukupi
              kebutuhan  tenaga  kerja,  pihak  Taiwan  mengajukan  proposal  rencana  penempatan  ke  Pusat
              Komando Epidemi Sentral (CECC) untuk memperoleh persetujuan penempatan PMI.

              "Alhamdulillah, Indonesia merupakan negara pertama yang memperoleh penempatan di Taiwan
              dengan mempertimbangkan persyaratan karantina sebelum dan sesudah masuk negara Taiwan,"
              ujar Menaker didampingi Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono.
              Otoritas Taiwan juga sangat mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Indonesia untuk menekan
              angka  kasus  COVID-19.  "Dengan  kembali  dibukannya  penempatan  PMI  ini,  maka  mewakili
              Pemerintah Indonesia, kami menyampaikan terima kasih kepada Otoritas Taiwan atas kerja sama
              yang terjalin baik selama ini," kata Menaker.
              [bim].




























                                                           394
   390   391   392   393   394   395   396   397   398   399   400