Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2019
P. 103

Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, mengatakan bahwa sebelumnya Kemnaker
               telah mendirikan 50 BLK Komunitas pada 2017 dan 75 BLK Komunitas pada 2018.
               Namun, Presiden Jokowi menginstruksikan untuk menambah BLK Komunitas di
               pesantren dalam jumlah besar tahun ini. Tujuannya, meningkatkan kemampuan
               bekerja dan berwirausaha para santri serta mengurangi angka pengangguran dan
               kemisikinan di Indonesia.

               "Salah satu penyebab kemiskinan dan ketimpangan sosial adalah ketimpangan
               keterampian. Kenapa orang miskin? Karena pendapatan rendah. Kenapa

               pendapatannya rendah? Karena pekerjaannya tidak berkualitas. Kenapa pekerjannya
               tidak berkualitas? Karena tidak punya skill. Itulah kenapa Pak Jokowi menggenjot
               pendidikan dan pelatihan vokasi," ujar Hanif, saat memberikan sambutan.

               Tambahnya, BLK Komunitas di pesantren merupakan program pemerintah untuk
               melengkapi soft skill dan pendidikan karakter dengan tambahan keterampilan atau
               hard skill. Pasalnya, ucap Hanif, para santri memiliki kemampuan mengaji, soft skill,
               dan akhlak yang baik, tetapi hard skill-nya masih kurang bagus.

               Lebih lanjut, keberadaan BLK Komunitas di pesantren dapat membantu santri
               memiliki akses untuk lapangan pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan
               daerahnya. BLK Komunitas pun telah bekerja sama dengan industri yang ada di
               wilayah sekitar.
               Kemnaker

               Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) pendirian Balai Latihan Kerja (BLK)
               Komunitas Tahun 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, pada Rabu
               (20/2/2019).

               Hal ini sesuai dengan pesan dari Presiden Jokowi yang meminta link and match
               antara lulusan BLK Komunitas pesantren dengan industri di sekitarnya.

               "Artinya, setelah dilatih (santri) ini ada yang menerima. Misalnya, santri diterima di
               perbankan. Kenapa tidak? Santri jadi banker kan boleh. Jadi manajer atau direktur
               utama bank syariah kan bisa," ucap Jokowi, dalam acara sama.


               Dirinya pun berjanji akan ikut melihat langsung pelaksanaan pelatihan di BLK
               Komunitas pesantren saat program sudah berjalan. Apabila program BLK Komunitas
               ini terbukti bagus, maka jumlahnya pun bisa ditambahkan lagi.

               "Paling tidak 3.000 (BLK Komunitas) untuk tahun depan. Jumlah pesantren kita
               totalnya ada 29.000 di seluruh Tanah Air, lho. Kalau setiap tahun hanya 1.000,
               maka baru 29 tahun semua pesantren punya BLK Komunitas," kata Jokowi.



                                                      Page 102 of 148.
   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108