Page 111 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2019
P. 111
Tahun 2017, Kemnaker mengawali pembangunan BLK Komunitas di 50 pesantren.
Tahun 2018 naik menjadi 75. Tahun 2019 naik menjadi 1.000 BLK Komunitas di
pesantren.
"Bapak Presiden langsung memberikan arahan untuk membangun 1.000 BLK
Komunitas. Saya sampai kaget karena senang sekali melihat komitmen Presiden
terhadap dunia pesantren yang begitu konkret," kata Menteri Ketenagakerjaan M
Hanif Dhakiri.
Menurut Hanif Dhakiri, adanya terobosan BLK di pesantren karena Presiden Jokowi
paham betul bahwa dulu orang mondok di pesantren itu gratis. Santri menumpang
makan di rumah kiai. Konsekuensinya, selain mengaji, santri harus membantu
kegiatan ekonomi kiai. Kiainya berdagang, santri ikut bantu kiai berdagang. Kiainya
bertani, santri ikut bantu kiai bertani. Dampaknya, selesai dari pesantren, santri
tidak hanya menguasai ilmu agama, namun juga menguasai keterampilan kerja.
Setelah pesantren mengadopsi sistem syariah dimana santri membayar bulanan,
lanjut Hanif Dhakiri, maka fokus santri hanya mengaji. Secara umum tidak ada
pembekalan keterampilan kerja. Soft skill santri bagus, tetapi hard skill-nya kurang.
"BLK Komunitas di pesantren adalah program pemerintah, inisiatif Bapak Presiden,
untuk melengkapi soft skill dan pendidikan karakter yang ada di pesantren dengan
tambahan keterampilan," ungkap Hanif Dhakiri.
Selain itu, kehadiran BLK di pesantren juga memperkuat komitmen dan apresiasi
Presiden Jokowi pada ulama dan santri. Kontribusi kaum santri dalam
menggelorakan perjuangan mengusir penjajah melalui Resolusi Jihad 1945 diberi
apresiasi dengan ditetapkannya tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.
Banyak apresiasi lain diberikan Presiden Jokowi kepada santri dan dunia pesantren.
Misalnya bank wakaf mikro, redistribusi lahan yang melibatkan pesantren, skema
kredit untuk kalangan pesantren agar tumbuh menjadi wirausahawan, ada
pembangunan rusunawa pesantren, serta masih banyak lainnya.
Dari seribu BLK tersebut, penandatanganan kerja sama tahap pertama dilakukan
dengan 500 pesantren. Penandatangan tahap kedua akan dilakukan bulan depan.
Tiap BLK Komunitas akan menerima Rp1 miliar untuk pembangunan workshop,
peralatan, instruktur serta pelatihan.
Page 110 of 148.

