Page 131 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2019
P. 131
"Tadi saya sampaikan kepada pak menteri, 1000 itu jumlah yang sedikit. Tahun
depan 3000 minimal kita bangun. Karena jumlah pondok pesantren kita ini 29 ribu
di seluruh tanah air. Kalau cuma 1000 setiap tahun nanti baru 29 tahun semuanya
bisa rampung. Jadi nantinya tiap tahun akan kita lipat gandakan lagi jumlahnya
sehingga rampung lebih cepat," ujar Presiden Joko Widodo.
Presiden Jokowi pun mengungkapkan jika alasannya melakukan hal ini agar nanti
Indonesia bisa memanfaatkan secara baik bonus demografi pada tahun 2025-2030.
"Ini bisa merupakan keuntungan bagi kita untuk bersaing dengan negara-negara
lain tapi jika kita tak bisa mengelola ini bisa menjadi masalah besar bagi kita," ujar
Presiden Joko Widodo.
Oleh sebab itu mulai sekarang, tambah Joko Widodo, kita harus siap-siap
menyongsong bonus demografi.
"Nantinya kita akan banyak memiliki anak-anak muda yang produktif. Tapi jangan
sampai yang produktif ini tidak memiliki keterampilan, tak memiliki kualifikasi yang
baik. Itu tujuan dari BLK komunitas ini," ujar Joko Widodo.
Menurut Presiden Joko Widodo, pesantren dianggap sebagai cara yang lebih efektif
untuk mendongkrak angkatan kerja di Indonesia.
"Kenapa di pesantren? Karena saya lihat ini lebih efektif untuk mendongkrak
angkatan kerja yang terampil dan berkualitas," ujar Presiden Joko Widodo.
Page 130 of 148.

