Page 81 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2019
P. 81

Hanif menambahkan, pencapaian-pencapaian ini masih akan terus ditingkatkan.
               Salah satunya dengan gencar melaksanakan pendidikan vokasi di seluruh Indonesia
               termasuk di pesantren.

               "Tahun 2017 kami bangun 50 BLK (Balai Latihan Kerja) pesantren. 2018, 75 BLK
               pesantren. Tahun 2017-2018 sudah berjalan. Mereka jalani pelatihan vokasi sesuai
               kejuruan dan kebutuhan dengan masyarakat di sekitar pesantren dan kerja sama
               dengan industri," tandasnya.

               Jurus Pemerintah Turunkan Angka Kemiskinan pada 2019

               Pemerintah telah menyiapkan strategi untuk menurunkan angka kemiskinan pada
               2019. Salah satunya dengan meningkatkan penyaluran bantuan sosial bagi
               masyarakat.

               Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Kementerian
               PPN/Bappenas, Taufik Hanafi mengatakan, ada sejumlah program bantuan sosial
               yang ditujukan guna mempercepat penanggulangan kemiskinan pada 2019.

               Pertama, Program Keluarga Harapan (PHK), yaitu bantun non tunai bersyarat bagi
               10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Kedua, Kartu Indonesia Pintar dengan
               target 20,1 juta anak usia sekolah. Angka ini naik dibandingkan 2018 yang
               ditargetkan sebanyak 19,7 juta.

               "Untuk PKH sasaranya sebanyak 10 juta keluarga penerima manfaat. Ada juga KIP
               ditargetkan 20 juta anak," ujar dia di Jakarta, Rabu (23/1/2019).

               Ketiga, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), ditargetkan sebanyak 15,6 juta KPM
               yang dilaksanakan berharap ke seluruh kabupaten/kota. Keempat, Kartu Indonesia
               Sehat (KIS) dengan target 96,8 juta jiwa atau 40 persen penduduk berpendapatan
               terendah.

               Selain itu, lanjut Taufik, pemerintah juga telah menyiapkan program guna
               mempercepat pengurangan kemiskinan pada 2019, salah satunya melalui dana desa
               yang diproyeksikan sebesar 4,9-5,3 persen PDB.

               Kemudian Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan skema subsidi bunga 7 persen melalui
               41 penyalur dan 11 perusahaan penjamin.

               Selanjutnya, pembiayaan ultra mikro dengan maksimal Rp 10 juta per nasabah
               dengan bunga 2-4 persen dan disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank
               (LKBB). Terakhir, melalui Permodalan Nasional Madani (PNM) dengan meningkatkan
               layanan dan pendampingan usaha masyarakat.

               "Ini intervensi yang dilakukan pemerintah, yang diharapkan dapat mendukung
               pengurangan angka kemiskinan," tandas dia.




                                                       Page 80 of 148.
   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86