Page 33 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 SEPTEMBER 2019
P. 33

Title          MENAKER APRESIASI REGULASI BARU JEPANG BIDANG PEMAGANGAN DAN PENEMPATAN
                              TKA
               Media Name     merdeka.com
               Pub. Date      04 September 2019
               Page/URL       https://www.merdeka.com/peristiwa/menaker-apresiasi-regulasi-baru-jepa ng-bidang-
                              pemagangan-dan-penempatan-tka.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Pemerintah Indonesia mengapresiasi Pemerintah Jepang yang menerapkan aturan
               residential status baru bagi Warga Negara Asing (WNA) di Jepang.

               Regulasi tersebut dinilai dapat memberikan perlindungan yang baik bagi TKA yang
               bekerja di Jepang serta meningkatkan konsep transfer of knowledge yang baik bagi
               pemagang di Jepang.

               Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri dalam Forum
               Bisnis Ketenagakerjaan di Matsuyama, Jepang (2/9) waktu setempat.

               Menaker Hanif menyebut bahwa seiring dengan diberlakukannya residential status
               baru di Jepang, Pemerintah Indonesia telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah
               Jepang untuk menempatkan Tenaga Kerja Berketerampilan Spesifik (Spesified
               Skilled Workers (SSW) di Jepang.

               Kerja sama ini kata Hanif dapat memberi keuntungan bagi kedua negara. Bagi
               Indonesia yang sedang memasuki bonus demografi, dapat menempatkan tenaga
               kerja terampilnya ke Jepang. Bagi Jepang yang tengah mengalami shortage tenaga
               kerja dan ageing society, dapat mengisi kekurangan akan tenaga kerja usia
               produktif di dalam negeri.


               "Di bawah kerangka kerja sama Specified Skilled Workers ini, Pemerintah Indonesia
               berharap dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja usia produktif di Jepang," kata
               Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri.

               Kebutuhan SSW di Jepang mencapai 345.150 tenaga kerja. Menaker Hanif berharap,
               Indonesia dapat memenuhi 20 persen dari kebutuhan tersebut, atau sekitar 70 ribu
               tenaga kerja terampil.


               "Selain itu, hubungan kerja sama bilateral ini diharapkan dapat mempererat
               hubungan kedua negara yang telah terjalin lama," ujar Hanif.


               Selain SSW, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang juga telah menjalin kerja
               sama pemagangan (Technical Intern Training Program/TITP).







                                                       Page 32 of 136.
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38