Page 128 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2021
P. 128

BERI PERLINDUNGAN, PELAKU JASA KONSTRUKSI DI BATANG WAJIB TERDAFTAR
              BPJS KETENAGAKERJAAN
              Batang - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mewajibkan semua pelaksana proyek
              jasa  konstruksi  mendaftarkan  seluruh  pekerjanya  pada  BPJS  Ketenagakerjaan  agar  mereka
              mendapat perlindungan kesejahteraan sosial apabila terjadi risiko dalam pekerjaannya.

              Asisten  II  Bidang  Perekonomian  Pembangunan  Kabupaten  Batang  Wondi  Ruki  Trisnanto  di
              Batang, Rabu, mengatakan para penyedia jasa konstruksi dapat mengikuti jaminan sosial BPJS
              Ketenagakerjaan pada awal kontrak pekerjaan sehingga apabila terjadi kecelakaan kerja dalam
              masa pekerjaan proyek para pekerja sudah terlindungi.

              "Ada  aturan  bahwa  jasa  konstruksi  harus  mendaftarkan  para  pekerjanya  di  BPJS
              Ketenagakerjaan. Hal itu memang menjadi satu diantara syarat administrasi yang mutlak agar
              pekerja mendapat jaminan keselamatan kerja," katanya.

              Menurut Wondi, biaya iuran BP Jamsostek terbilang kecil yaitu hanya sekitar 0,01 persen dari
              nilai kontrak pekerjaan.

              "Oleh  karena  itu,  kami  minta  semua  pekerjaan  fisik  yang  didanai  APBD  baik  itu  proyek
              penunjukan langsung fisik maka pekerja harus diikutkan program BP Jamsostek karena itu ada
              aturannya dan itu wajib dilaksanakan," katanya.

              Kepala BP Jamsostek Cabang Kabupaten Batang Bambang Indriyanto mengatakan kewajiban
              jasa konstruksi mengikutsertakan pada jaminan sosial BP Jamsostek telah diatur pada Instruksi
              Presiden Nomor 2 Tahun 2021.

              "Aturan  itu  bersifat  wajib  karena  sudah  diatur  pada  Inpres  Nomor  2  Tahun  2021.  Presiden
              bahkan sudah meminta seluruh kementerian untuk mengoptimalkan kepesertaan BP Jamsostek
              atau jaminan sosial ketenagakerjaan," katanya.

              Selain adanya Inpres Nomor 2 Tahun 2021, kata dia, Kementerian Ketenagakerjaan juga sudah
              mengeluarkan  Permenaker  Nomor  5  Tahun  2021  tentang  Pemberian  Manfaat  Jaminan
              Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua untuk peserta BP Jamsostek.

              Ia mengatakan pada program jasa konstruksi sudah diwajibkan kegiatan atau perlindungan BP
              Jamsostek dimasukkan dalam komponen biaya lelang atau komponen saat pengajuan kegiatan
              lelang jasa konstruksi di masing masing organisasi perangkat daerah (OPD).
              "Adapun iuran jasa konstruksi dihitung per paket proyek dan dikalikan dengan persentase kurang
              dari  0,1  persen.  Contohnya,  apabila  nilai  proyek  sekitar  Rp119  juta  maka  iuran  yang  harus
              dibayarkan hanya Rp246 ribu per pekerjaan," katanya.




















                                                           127
   123   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133