Page 138 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2021
P. 138
CAIRKAN DANA BSU WAJIB KANTONGI SURAT REKOMENDASI HRD, INI
PENJELASANNYA BRI
JAKARTA, - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk merespon terkait keluhan para calon
penerima bantuan subsidi gaji /upah (BSU).
Keluhan tersebut tak lepas dari adanya syarat tambahan membawa surat rekomendasi dari HRD
untuk aktivasi rekening bagi yang belum memiliki rekening Bank Himbara.
Selain itu, calon penerima BSU juga kesulitan mencairkan subsidi gaji dengan alasan hanya
kantor-kantor BRI tertentu yang melayani pencairan dana tersebut.
Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan, tidak ada persyaratan adanya surat
rekomendasi dari HRD untuk membuka serta mengaktivasi rekening bantuan subsidi gaji
tersebut.
"Untuk aktivasi rekening BSU yang diperlukan hanya KTP asli dan Kartu BPJS TK fisik maupun
elektronik pekerja yang bersangkutan, sehingga tidak diperlukan surat rekomendasi dari HRD,"
jelasnya kepada Kompas.com, Rabu (13/10/2021).
Kemudian, Aestika bilang, untuk pencairan dana BSU senilai Rp 1 juta ini, para calon penerima
bantuan bisa membuka serta mengaktfikan rekening di seluruh Kantor Cabang BRI di mana saja.
"Jadi kalau membuka rekening BSU bisa di kantor-kantor cabang BRI, tanpa harus datang ke
kantor pusatnya," ucapnya.
Sementara, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) membenarkan bahwa pembukaan serta
aktivasi dana BSU bagi pemilik rekening non-Himbara tak wajib membawa surat rekomendasi
dari HRD.
Lantaran tidak diatur di dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16
Tahun 2021.
Berawal dari postingan dengan judul Pencairan BSU dengan Burekol (buka rekening kolektif)
yang ada di laman Instagram Kemenaker. Postingan tersebut ternyata memicu beragam
komentar keluhan dari para calon penerima yang mengungkapkan, sulitnya mencairkan dana
BSU di Bank BRI.
Seperti yang dialami @adhi_lomi yang bertanya kepada salah satu warganet @banoy.jpg yang
bertanya terkait adanya syarat tambahan untuk membuka serta mengaktifkan rekening BRI
pencairan dana BSU di laman postingan Kemenaker tersebut.
"Tadi pagi ke BRI, syaratnya ada tambahan katanya. Harus ada surat rekomendasi dari
perusahaan yang kita kerja. Apa memang syaratnya begitu ya?" tanyanya.
Kemudian @ameliaeneng juga mengeluhkan sulitnya pengecekkan nama dirinya yang telah
terdaftar sebagai penerima BSU di Kantor Cabang BRI.
"Kemarin saya ke Kantor Bank BRI yang jaraknya lumayan dekat dengan rumah sekitar 20 menit,
ngantre dari pagi sampai siang, minta dicek nama BSU malah di suruh ke Bank BRI lain katanya
di situ tidak bisa cek BSU Ketenagakerjaan. Apakah tidak semua kantor BRI tidak bisa cek BSU
ketenagakerjaan," katanya.
Lalu, bagaimana dengan pekerja yang tidak memiliki rekening Himbara untuk menerima dan
mencairkan dana tersebut? Mengutip dari akun Instagram Kemnaker, solusinya adalah membuka
rekening kolektif atau disebut burekol.
137

