Page 110 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 JUNI 2020
P. 110
"Langkah tersebut juga telah ditempuh oleh sejumlah negara lainnya," ujar
Airlangga.
Menko juga menambahkan bahwa kebijakan new normal tersebut juga penting
untuk memulai kembali (restart) kegiatan sosial ekonomi di tengah semakin
bertambahnya PHK dan terjadinya demand shock yang kini telah berdampak pada
supply shock.
Indikasi terjadinya demand shock tersebut telah terlihat dari data inflasi Mei 2020
yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (2/6/2020), yang sebesar 0,07
persen secara bulanan.
Inflasi Mei tersebut terbilang rendah apabila dibandingkan dengan inflasi saat
Idulfitri pada tahun lalu yang sebesar 0,55 persen.
Angka inflasi ini dinilai mencerminkan daya beli masyarakat yang tengah terperosok
di tengah pandemi Covid-19.
Adapun, indikasi terjadinya supply shock juga terkonfirmasi dari data kinerja
manufaktur di dalam negeri, yang terlihat dari Purchasing Manufacturing Index
(PMI) Manufaktur Mei yang dirilis IHS Markit pada Selasa (2/6/2020).
Menurut data tersebut, kinerja manufaktur dalam negeri masih berat, karena berada
di angka 28,6. Angka ini tidak mengalami kenaikan signifikan jika dibandingkan
dengan April yang berada di angka 27,5.
Pada saat yang sama, sejumlah negara Asean lainnya berhasil naik signifikan dan
bahkan beberapa di antaranya sudah berhasil menembus angka 40.
Page 109 of 126.

