Page 2 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 OKTOBER 2019
P. 2
Resume Kliping Berita Ketenagakerjaan
25 Oktober 2019
Berita Terbaru
80
70
60
Positif; 69
50
40
30 Negatif; 5
20
10
0
Positif Negatif
NEWSTREND
Judul : DINAMIKA PENETAPAN UMP 2020
Sentimen : Positif & Negatif
Ringkasan
• Pemerintah telah memutuskan bahwa tahun 2020 upah buruh naik. Porsi kenaikan
upah buruh tersebut sebesar 8,51%. Namun pelemahan ekonomi global dan
tertekannya impor menjadi tantangan tersendiri bagi dunia usaha. Direktur
Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Danang Girindrawardana
memperkirakan akan banyak pengusaha yang melakukan negosiasi bilateral
dengan pekerjanya untuk menangguhkan kenaikan upah. Hal tersebut
disebabkan kondisi ekonomi yang masih mengalami perlambatan.
• Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pandeglang
mengungkapkan bahwa Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pandeglang pada
2020 mendatang akan naik sebesar 8,51 persen.
• Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Depok, Manto Djorghi mengaku belum
menentukan nominal kenaikan Upah Minimum Kota atua UMK Depok. "UMK
Depok masih dalam pembahasan, begitu juga UMP (Upah Minimum Provinsi)
masih dalam proses," kata Manto kepada Tempo, Kamis, 24 Oktober 2019.
• Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menetapkan dan mengumumkan
upah minimum provinsi ( UMP) DKI 2020 dalam waktu dekat. Meski belum final,
Anies menuturkan, UMP yang ditetapkan akan mengarah pada keputusan
pemerintah, yakni naik 8,51 persen dari UMP 2019 sebesar Rp 3.940.973. Jika
naik 8,51 persen dari Rp 3,9 juta, maka UMP DKI 2020 akan mencapai sekitar Rp
4,2 juta per bulan.
• Elemen buruh yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat
Pekerja Metal Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPW FSPMI Sumut) menolak
kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut yang hanya naik sebesar 8,51
Page 2 of 112.

