Page 120 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 120
Title PEMERINTAH DIDESAK GUNAKAN PROTOKOL PEMULANGAN PEKERJA MIGRAN DARI
MALAYSIA
Media Name kompas.com
Pub. Date 06 April 2020
Page/URL https://nasional.kompas.com/read/2020/04/06/15450001/pemerintah-didesa k-gunakan-
protokol-pemulangan-pekerja-migran-dari-malaysia
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Koordinator Bantuan Hukum Migrant Care Nur Harsono mendesak pemerintah untuk
menggunakan protokol kesehatan dalam penjemputan Pekerja Migran Indonesia
(PMI) di Malaysia.
"Baik Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Luar Negeri, perwakilan RI di
negara tujuan mempunyai protokol pemetaan dan deteksi data PMI baik yang
documented maupun yang undocumented," ujar Nur ketika dihubungi Kompas.com,
Senin (6/3/2020).
Selain itu, pihaknya juga mendorong adanya kerja sama antara kedua negara guna
menerapkan protokol rapid test terhadap pekerja migran.
Termasuk dengan memberikan jaminan perlindungan hak-hak mereka.
Dia mengatakan, rapid test tersebut dapat dilakukan sebelum dilakukan
penjemputan. Dengan begitu, setibanya di Tanah Air, PMI tersebut dipastikan dalam
kondisi sehat.
"Sebelum kepulangan untuk memastikan kondisi kesehatan PMI," katanya.
Di sisi lain, pihaknya juga mendorong supaya pemerintah dapat mengedukasi PMI
akan pentingnya pencegahan Covid-19.
"Serta memberikan program jaminan sosial untuk pemberdayaan PMI purna,"
terang dia.
Dia menambahkan, PMI di Malaysia diharapkan dapat menjadi prioritas
penjemputan pemerintah.
"PMI di Malaysia mestinya menjadi prioritas karena banyak yang undokumented dan
mereka kesulitan bahan pokok," terang dia.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak tiga KRI Landing Platform Rock (LPD) disiagakan
di Batam, Kepulauan Riau, guna mengangkut kepulangan 20.000 pekerja migran di
Page 119 of 193.

