Page 78 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 78

"Bisa saja di DKI akan ada penambahan jumlahnya pekerja yang di-PHK dari
               perusahaan garmen dan tekstil yang ada di wilayah Pulogadung, Cakung, Cilincing,
               hingga Marunda. Apalagi juga ada kabar, di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa
               Barat, saat ini sudah ribuan buruh ter-PHK," paparnya.


               Dalam upaya mengatasi ini, KSPI menyarankan pemerintah dan juga perusahaan
               untuk melakukan beberapa hal. Pertama, saat ini dinilai waktu yang tepat untuk
               menurunkan biaya produksi dari perusahaan swasta yang bersangkutan, dengan
               meliburkan buruh dengan tetap membayar upah penuh. Namun, agar produksi bisa
               tetap berjalan, karyawan bisa libur secara bergilir sehingga ada penghematan listrik,
               cattering, dan sebagainya.


               Selain itu, dengan memberi bantuan secara tunai kepada buruh, pengemudi
               transportasi online, dan masyarakat kecil yang lain. Ini seperti yang dilakukan di
               Inggris. Di sisi lain, kebijakan ini akan membantu dunia usaha, karena sebagian dari
               upah pekerja disubsidi oleh pemerintah.


               "Juga Pemerintah perlu mendesak BPJS Ketenagakerjaan untuk mengeluarkan dana
               cadangan dari bunga deposito dana peserta dan dana JKK untuk membantu para
               buruh yang terdampak," imbuhnya.


               Selanjutnya, menurut Said dengan menurunkan harga BBM premium bisa membuat
               masyarakat menengah ke bawah termasuk para buruh meningkat daya belinya.
               Termasuk berkaitan dengan harga gas industri segera diturunkan, agar ongkos
               produksi pabrik bisa turun.

               Sementara itu, dari tataran industri dan pengusaha, memberikan insentif kepada
               industri pariwisata, ritel, dan industri lain yang terdampak, agar mereka bisa
               bertahan di tengah-tengah pandemi covid-19.

               Misalnya dengan menghapus bunga pinjaman bank bagi pengusaha di sektor
               pariwisata atau menghapus pajak pariwisata, memberikan kelonggaran cicilan
               hutang untuk menunda selama setahun tidak membayar cicilan.

               Selanjutnya, jika masalahnya adalah bahan baku yang tidak tersedia karena negara
               pemasok melakukan lockdown karena pandemi korona, pemerintah segera
               membuat regulasi berupa kemudahan impor bahan baku (sepanjang bahan baku
               tersebut tidak tersedia di Indonesia), khususnya untuk industri padat karya.

               Misalnya dengan menerapkan bea masuk impor nol rupiah dan tidak ada beban
               biaya apapun kepada barang impor. Karena bisa jadi, dalam situasi sulit ini, industri
               akan mencari bahan baku dari negara yang belum terkena korona.


               "Pemerintah juga perlu mengendalikan kebijakan fiskal dan moneter agar nilai tukar
               rupiah tidak semakin melemah dan indeks saham gabungan tidak anjlok,"
               tandasnya. (E-3).








                                                       Page 77 of 193.
   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83