Page 86 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 OKTOBER 2021
P. 86
Judul Menaker kemukakan strategi RI lindungi pekerja migran di forum ADD
Nama Media antaranews.com
Newstrend Perlindungan PMI
Halaman/URL https://www.antaranews.com/berita/2483409/menaker-kemukakan-
strategi-ri-lindungi-pekerja-migran-di-forum-add
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-10-26 20:35:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Hal ini juga sebagai tindak lanjut arahan
Presiden terkait pentingnya isu perlindungan dan pemberdayaan para pekerja migran yang
merupakan salah satu fokus utama pemerintah Indonesia
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Pada agenda adopsi Joint Ministerial
Declaration yang dilaksanakan tanggal 27 Oktober 2021, pemerintah Indonesia akan mendorong
komitmen para anggota forum ADD untuk menyepakati pentingnya pelindungan pekerja migran
yang menjadi kepentingan bersama dalam mewujudkan migrasi yang adil, tertib, dan aman,
serta meningkatkan kesejahteraan bagi pekerja migran dan keluarganya
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menghadiri pertemuan tingkat menteri
anggota negara pengirim dan penerima pekerja migran, yaitu Abu Dhabi Dialogue (ADD) VI, dan
mempromosikan strategi Indonesia melindungi dan memberdayakan pekerja migran.
MENAKER KEMUKAKAN STRATEGI RI LINDUNGI PEKERJA MIGRAN DI FORUM ADD
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menghadiri pertemuan tingkat menteri
anggota negara pengirim dan penerima pekerja migran, yaitu Abu Dhabi Dialogue (ADD) VI, dan
mempromosikan strategi Indonesia melindungi dan memberdayakan pekerja migran.
"Hal ini juga sebagai tindak lanjut arahan Presiden terkait pentingnya isu perlindungan dan
pemberdayaan para pekerja migran yang merupakan salah satu fokus utama pemerintah
Indonesia," kata Menaker Ida dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.
Pertemuan itu adalah sebuah forum berhimpunnya 12 negara pengirim dan enam negara
penerima pekerja migran serta dua negara peninjau yang diadakan di Uni Emirat Arab pada 26-
27 Oktober 2021.
85

