Page 148 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 APRIL 2020
P. 148
Sementara itu, Plt. Dirjen Binwasnaker & Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Iswandi Hari mengemukakan, jika para terdampak PHK akibat pandemi tersebut
juga telah dijamin untuk memperoleh intensif khusus.
Intensif tersebut sebagai pengganti upah selama pelaksanaan padat karya
berlangsung. Besaran angka seperti yang dikutip dari situs Kemnaker.go.id adalah
sebesar Rp.300.000 rupiah.
"Dalam program padat karya ini, kami beri insentif Rp 300 000/orang yang
menyemprot desinfektan. Lokasi yang kami sasar untuk disemprot adalah 20 titik, "
kata Plt. Dirjen Binwasnaker & Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kemnaker,
Iswandi Hari
2 Juta Pekerja Di PHK
Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan per tanggal 20 April 2020, Menteri
Ida mencatat sekitar lebih dari 2 juta terkena PHK.
Menurutnya data tersebut secara total berasal dari perusahaan, pekerja/buruh
formal dan beberapa sektor informal lainnya yang terdampak Covid-19.
Sektor formal yang dirumahkan dan di PHK 84.926 perusahaan. Sedangkan untuk
jumlah pekerja atau buruh berjumlah 1.546.208 orang.
Untuk sektor informal yang terdampak, ada 31.444 perusahaan yang harus
merumahkan karyawan, dengan jumlah pekerja terkena PHK mencapai 538.385
orang.
Sehingga total keseluruhan dari kedua sektor (Formal dan Informal), perusahaannya
ada 116.370, dan jumlah pekerjanya ada 2.084.593 orang terkena PHK.
Page 147 of 173.

