Page 84 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 APRIL 2020
P. 84
Title INDEF SARANKAN DANA KARTU PRAKERJA DIALIHKAN UNTUK BANSOS
Media Name tempo.co
Pub. Date 28 April 2020
https://bisnis.tempo.co/read/1336235/indef-sarankan-dana-kartu-prakerj a-dialihkan-
Page/URL
untuk-bansos
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
TEMPO.CO, Jakarta -Ekonom Institute for Development of Economics and Finance
(Indef) Abra P.G Talattov menilai pelatihan daring dalam Program Kartu Prakerja
sudah tak relevan di tengah pandemi virus corona . Oleh karena itu, ia menyarankan
dana pelatihan sebesar Rp 5,6 triliun itu dialihkan ke bantuan langsung tunai atau
berupa bantuan sosial (Bansos) saja.
"Sayang sekali dana sebesar Rp 5,6 triliun untuk pelatihan itu terbuang begitu saja
dalam jangka pendek. Jadi lebih baik dialokasikan langsung untuk cash transfer atau
bantuan sosial, " kata dia saat diskusi virtual Senin, 27 April 2020.
Abra menuturkan, para peserta yang mayoritas terdampak Pemutusan Hubungan
Kerja ( PHK ) karena pandemi virus corona ini kurang membutuhkan pelatihan saat
ini. Mereka lebih membutuhkan bantuan yang sifatnya cepat.
"Dengan kondisi ekonomi sekarang ini, mereka latihan empat bulan ya tidak
otomatis ada pasar tenaga kerja yang bisa menyerap," ucapnya.
Adapun saat ini, pemerintah telah menjalin kerja sama dengan delapan mitra
penyedia platform digital Kartu Prakerja. Kedelapan mitra itu ialah Tokopedia ,
Ruangguru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Pijar Mahir, Sekolahmu, serta
Sistem Informasi Ketenaga Kerjaan (Sisnaker) milik Kementerian Ketenagakerjaan.
Secara keseluruhan Program Kartu Prakerja menyedot anggaran mencapai Rp 20
triliun untuk pelaksanaannya satu tahun ini. Program ini pun juga menargetkan
hingga 5,6 juta orang penerima manfaat.
Masing-masing peserta program Kartu Prakerja ini akan mendapatkan insentif
sebesar Rp 3.550.000. Apabila dirinci, manfaat Program Kartu Prakerja di 2020
terdiri dari bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta, insentif pasca pelatihan sebesar Rp
600 ribu per bulan selama empat bulan, serta insentif survei ketenagakerjaan
sebesar Rp 50 ribu per survei untuk tiga kali survei atau total Rp 150 ribu per
peserta.
Insentif tersebut akan dibayarkan setelah peserta menyelesaikan minimal satu kali
pelatihan.
Page 83 of 173.

