Page 153 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 153
Title DAMPAK CORONA TERASA SAMPAI 2021, BEGINI ALOKASI ANGGARAN KEMENAKER
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 14 Mei 2020
https://nasional.kontan.co.id/news/dampak-corona-terasa-sampai-2021-be gini-alokasi-
Page/URL
anggaran-kemenaker
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Dampak ekonomi dan sosial yang luar biasa pada tahun 2020 akibat adanya
pandemi COVID-19 diperkirakan masih akan dirasakan pada tahun 2021. Dengan
memperhatikan dampak tersebut, pagu indikatif belanja K/L tahun 2021 disusun
antara lain dengan mempertimbangkan outlook tahun 2020 khususnya mengenai
keberlanjutan penanganan dampak sosial dan ekonomi akibat COVID-19, kinerja
pelaksanaan tahun 2019, prioritas pembangunan nasional dalam RKP tahun 2021,
serta kebijakan fiskal tahun 2021.
Pagu indikatif belanja K/L tahun 2021 direncanakan sebesar Rp 894,9 triliun yang
dialokasikan pada 86 K/L. Selain adanya beberapa K/L yang mengalami kenaikan
anggaran, namun juga ada yang mengalami penurunan anggaran seperti pada
Kementerian Ketenagakerjaan. Dilansir pada keterangan resmi Menteri Keuangan
RI, anggaran Kementerian Ketenagakerjaan TA 2020 mencapai Rp 5,5 triliun,
termasuk anggaran untuk penanganan dampak sosial akibat COVID-19.
Anggaran Kementerian Ketenagakerjaan tersebut digunakan untuk mendanai
kegiatan-kegiatan prioritas antara lain penyediaan kesempatan kerja sebanyak 2,1
juta orang, jumlah tenaga kerja yang mendapat pelatihan berbasis kompetensi
sebanyak 228.820 orang, jumlah tenaga kerja yang mendapat sertifikasi kompetensi
sebanyak 382.083 orang, dan pengembangan BLK Komunitas sebanyak 1.000 BLK
Komunitas. Selanjutnya, pagu indikatif Kementerian Ketenagakerjaan TA di tahun
2021 adalah sebesar Rp 4,5 triliun. Alokasi anggaran tersebut antara lain bersumber
dari Rupiah Murni Rp 3,7 triliun (83,7%), Pagu Penggunaan PNBP Rp 0,64 triliun
(14,5%), PLN Rp 0,08 triliun (1,8%).
Anggaran tersebut juga digunakan untuk mendukung pencapaian target prioritas
nasional di bidang pembangunan manusia melalui pelaksanaan program-program
seperti Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, Program Pembinaan
Ketenagakerjaan, Program Riset dan Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta
Program Dukungan Manajemen. Adapun beberapa sasaran output strategis
Kementerian Ketenagakerjaan pada tahun 2021 yakni Penyediaan kesempatan kerja
sebanyak 2,05 juta orang, Tenaga kerja yang disertifikasi Kompetensi sebanyak
225.000 orang, Pengembangan BLK Komunitas sebanyak 1.000 BLK Komunitas dan
Tenaga kerja yang mendapat pelatihan Berbasis Kompetensi sebanyak 225.000
orang.
Page 152 of 231.

